firman-utina_latihan_8e53e1aBANDUNG, Today – Mema­suki bulan Ramadan, selu­ruh umat Islam di seluruh dunia melakukan ibadah puasa. Tak terkecuali, para pesepak bola yang rutinitas sehari-harinya harus berlatih, bahkan melakoni sebuah pertand­ingan yang pastinya men­guras fisik.

Namun, bagaimana pesepak bola Indonesia menghadapi kondisi terse­but, terlebih dalam situasi sepak bola yang terhenti di Tanah Air.

Bagi, gelandang Persib Fir­man Utina menghadapi puasa nanti ia akan memanfaatkan waktu puasa nanti untuk melatih kesabaran.

Pemain bernomor pung­gung 15 ini mengatakan, berbeda dengan tahun-ta­hun sebelumnya, tidak di­pungkiri tahun ini dirinya harus menatap bulan suci dengan rasa sedih. Meski­pun diakuinya pasti akan ada hikmah yang didapat dari apa yang dilakukan­nya dalam situasi saat ini.

“Ini bulan penuh baro­kah, tentunya kita harus baha­gia dapat bertemu lagi di tahun ini. Kan, tahun lalu doa kita sep­erti itu, pertemukan dengan Ra­madan di tahun depan. Hanya memang tahun ini kita mengha­dapinya pada saat sepak bola In­donesia agak memprihatinkan,” kata Firman.

Baca Juga :  Leicester City Membungkam Nottingham Forest Dengan Skor Telak 4-0

Tahun-tahun sebelumnya, memang saat puasa sempat ada pertandingan, namun para pe­main muslim tetap berpuasa.

Musim ini meskipun dalam keprihatinan, tampaknya bisa menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk. Pasalnya, bulan Ramadan tahun kompe­tisi sepakbola terhenti.

Firman pun mengaku, menghadapi puasa nanti han­ya diisi dengan berkumpul dengan keluarga.

“Kalau persiapan paling hanya kumpul dengan keluar­ga saja. Memang kita juga ma­sih menanti kepastian tim dan kompetisi. Tapi, kita memu­lai dengan hati yang lurus saja. Saya juga mau sampai­kan mohon maaf lahir batin menjelang puasa nanti untuk saya dan keluarga,” ucapnya.

Senada diungkapkan oleh Gelandang Persib lainnya Hariono. Puasa tahun ini se­dikit berbeda karena tidak di­jalaninya sendiri, melainkan ditemani dengan sang istri Fi­anita Kusuma Wati yang dini­kahinya Oktober tahun lalu.

Baca Juga :  IPB RUN 2022, Lari Sambil Tanam Pohon Langka

Lantaran bulan Ramadan sekarang ini tidak seperti ta­hun-tahun sebelumnya, banyak sekali keba­h a ­gia­a n yang sudah dibayangkan pemain bernomor punggung 24 ini.

Seperti sahur dan buka puasa bersama. Hariono pun sudah membayangkan masakan khusus yang akan disiap­kan sang istri. Tentunya, tidak ket­i n g galan m e n u spesial yang disu­kainya selama bulan puasa, yakni kolak.

“Iya puasa per­tama bersama istri, tentunya senang. Ke­giatan juga akan banyak ber­sama istri. Senang sekali. Kalau menu yang disukai saat bulan puasa, kolak,” kata Hariono.

Pemain yang sejak 2008 berkostum Persib ini enggan berkomentar banyak tentang hikmah kondisi sepakbola yang sedang mandeg saat ini.

Meskipun, hal itu akan membuat waktunya lebih banyak bersama sang istri. Ia mengatakan, pada situasi saat ini dirinya hanya lebih mening­katkan kesabaran.

(Imam/net)