SURABAYA, Today – Dua tahun sudah Persebaya 1927 masih menunggak gaji para pemain­nya. Sejak aktifitas mereka beku pada 2013 lalu, klub yang bermarkas di Karanggayam ini belum juga membayar hak-hak para pemain, pelatih serta per­angkat tim lainnya.

Sampai dengan saat ini pun, jajaran petinggi Persebaya 1927 hanya menebar janji soal pelu­nasan gaji. Direktur Utama Persebaya 1927, Cholid Ghoro­mah mengungkapkan bahwa tunggakan itu akan dibereskan jika Persebaya kembali disah­kan dan diakui eksistensinya.

“Kalau memang disahkan, pasti dilunasi,” terang Cholid saat ditemui di kediaman man­tan asisten manajer Persebaya, Saleh Hanifah.

Ketika ditanya asal uang yang digunakan untuk melu­nasi hak pemain, Cholid me­nampik bahwa dana itu berasal dari Arifin Panigoro.

Mantan Ketua Harian PSSI Surabaya ini juga berujar bah­wa Persebaya 1927 tak membu­tuhkan dana dari manapun un­tuk melunasi hak para pemain.

“Kalau soal pelunasan, ng­gak perlu tunggu sponsor,” koar Cholid. Meski berkoar demikian, nyatanya sampai dengan saat ini Persebaya 1927 masih saja menunggak gaji.

(Imam/net)