85872077429proyek-tol2KABAR gembira buat masyarakat yang akan melintas di ruas Tol Cipali. PT Lintas Marga Sedaya (LMS), operator tol terpanjang di Indonesia tersebut, memperpanjang masa gratis melintas di Tol Cipali.

YUSKA APITYA
[email protected]

Awalnya, Tol Cipali gratis selama seminggu sejak resmi dibuka oleh Pres­iden RI Joko Widodo, akhir pekan lalu. Terny­ata, LMS memperpanjang masa be­bas melintas tersebut hingga Jumat (26/6/2015).

Pengumuman ini diberikan lang­sung oleh Hudaya Arryanto selaku Wakil Direktur Utama PT Lintas Mar­ga Sedaya. “Saat ini kami masih so­sialisasi. Kami gratiskan selama tujuh hari kemarin setelah peresmian. Na­mun, saat ini, masa gratis akan kami perpanjang hingga 26 Juni nanti,” ujar Hudaya, kemarin.

Selebihnya dikatakan bahwa LMS ingin memberikan kesempatan lebih banyak lagi kepada masyarakat yang ingin mencoba tol dengan jarak 116,75 km tersebut. Setelah tanggal 26 Juni, barulah tarif yang telah ditentukan akan dipasang.

“Untuk besaran tarif akan mu­lai kami terapkan minggu depan. Fasilitas sampai saat ini sudah mulai dirampungkan supaya siap untuk me­nampung arus mudik Lebaran nanti,” kata Hudaya

Baca Juga :  Ade Yasin Minta Agar Hakim Tegakkan Keadilan

Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) sepanjang 116,75 kilometer menjadi salah satu jalur alternatif untuk melin­tasi Jawa. Jalan bebas hambatan ini baru diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Sabtu, 13 Juni lalu, dan digratiskan pemakaiannya hingga 26 Juni mendatang.

Tidak adanya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di jalan Tol Cikopo Palimanan alias Cipali arah Cikopo ternyata menyebabkan masalah. “Selasa lalu ada dua mobil yang kehabisan bensin di sini,” kata petugas keamanan Tol Cipali, Asep Eko Setiawan, kemarin.

Akhirnya, ia pun mengambil dua buah dirigen darurat untuk memban­tu pengemudi mobil-mobil itu. Si pe­milik mobil diminta untuk berjalan ke jembatan penyeberangan yang berja­rak sekitar 500 meter dari tempat ke­jadian, menyebrangi jembatan, lalu mengisi dirigen dari SPBU di kilome­ter 102 arah Palimanan. “Nyebrangn­ya harus di jembatan penyeberangan karena berbahaya sekali bila menye­berangi jalan ini,” kata Asep.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Residivis Pengedar Narkoba di Sumbar yang Mencoba Melarikan Diri

Asep tidak bergurau. Mobil-mobil itu di jalan itu memang berlari sangat cepat. Jalan Tol Cipali jarang memiliki kelokan, kebanyakan lurus landai. Kondisi itu sangat menggiurkan bagi para pengendara mobil untuk beradu kecepatan hingga di atas 120 kilom­eter per jam.

Di jalan Tol Cikopo-Palimanan ada delapan tempat peristirahatan, yaitu empat arah Cikopo dan empat arah Palimanan. Namun hingga hari kelima tol itu beroperasi, hanya ada satu tempat persitirahatan yang su­dah bisa beroperasi, yaitu di kilom­eter 102 arah Palimanan.

Tol Cipali diresmikan oleh Pres­iden Joko Widodo pada Sabtu, 13 Juni 2015. Setelah peresmian itu, masyarakat diperbolehkan mencoba tol baru secara cuma-cuma selama se­pekan. Bagi golongan satu seperti mo­bil pribadi, nantinya harga tiket untuk melewati tol itu mencapai Rp 96 ribu. Sejak diresmikan, tol Cipali masih memiliki sejumlah kekurangan dan kelemahan. Karena itu, pengemudi perlu waspada melintasi jalan tol ter­panjang di Indonesia ini.

(net)