Untitled-6BANDUNG, Today – Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman, menegaskan kesiapan pasukannya tampil Piala Presiden sekalipun tak diperkuat pemain asing. Vladimir Vujovic su­dah resmi mundur, Konate Makan pulang ke Mali dan Ilija Spasojevic dikabarkan hengkang ke Liga Thai­land.

“Dengan segala konsekuen­sinya, kini Vlado sudah mundur dan Konate Makan sedang pulang, tinggal nunggu kabar Spaso. Ten­tunya kita akan tetap maju dengan memanfaatkan sisa tim yang ada,” tegas Djadjang.

Mengenai kemungkinan pemain asing itu kembali, pelatih karib disapa Djanur ini tak bisa menjan­jikan apa-apa. Menurutnya, untuk Konate masih ada berpeluang un­tuk kembali, sedangkan Vujovic su­dah memutus kontraknya bersama Maung Bandung.

Djanur hanya mengakui, peran Vujovic dan Konate sangat vital di tim Maung Bandung sejak musim lalu hingga sukses mengakhiri paceklik gelar.

“Kalau peluang mereka balik lagi manajemen yang tahu persis bagaimananya. Tapi saya sangat berharap mereka bisa kembali, karena dua sosok itu memang ja­rang tergantikan,” pungkasnya.

Kesiapan pun dilontarkan Tony Sucipto untuk mengarungi Piala Presiden 2015 meski tanpa pemain asing. Namun sejauh ini, Tony ma­sih menunggu keputusan manaje­men soal kepesertaaan di kompetisi yang digagas tim transisi tersebut.

Seumpama timnya memilih ikut, dia berharap segera menggelar per­siapan berlatih bersama. “Sebagai pemain saya sudah siap, asalkan dengan waktu persiapan yang tidak mepet untuk mempersiapkan tur­namen,” kata Tony.

Menurut dia, Piala Presiden ide­alnya digelar setengah bulan setelah lebaran, yang berarti menginjak di awal Agustus. Sejauh ini, rencanan­ya Piala Presiden sendiri memang bakal digelar 2 Agustus mendatang.

“Idealnya sih digelar setengah bulan setelah Lebaran, jadi persia­pannya harus dimulai dari seka­rang,” harap dia.

Manajer Persib Umuh Muchtar mengatakan, meskipun pihaknya antusias ikut turnamen tersebut, belum dapat memastikan secara resmi ikut dalam turnemen. Ia pun belum mengetahui berapa jumlah peserta yang akan terlibat dalam turnamen Piala Presiden 2015 tersebut.

“Saya juga masih menunggu keputusan dari manajemen PT BBB termasuk para komisaris lainnya. Keputusan ini tidak bisa sepihak. Tapi, saya pribadi sangat antusias, PSSI juga sudah berikan rekomen­dasi,” kata Umuh.

Menurutnya, adanya turnamen atau kompetisi akan sangat bagus untuk klub, tidak hanya Persib. Dengan bergulirnya kompetisi menjadi salah satu langkah positif sepakbola Indonesia yang tidak lagi mandeg. Oleh karenanya, Umuh berharap, turnamen dapat berlang­sung dan timnya ikut an­dil.

“Kalau pemain, kita akan tampil dengan seadanya. Tapi, dalam waktu dekat saya akan kumpulkan semuanya apalagi jika sudah ada kepastian dari mana­jemen, kita akan bahas bersama den­gan tim,” ucapnya.

(Imam/net)