20140104_192359_muhammad-taufik-pemain-persib-bandungBANDUNG, Today – Gelandang Pers­ib Bandung, Taufiq, mulai melirik kompetisi luar negeri. Menyusul, belum adanya kepastian kompetisi di dalam negeri. Terlebih, AFC su­dah memastikan tetap memperbo­lehkan pemain yang negaranya dis­anksi FIFA bisa memperkuat klub negara lain.

Asalkan, perpindahan itu ma­sih dalam masa jendela transfer di negara klub yang dituju. “Sejauh ini juga belum ada yang mengajak juga. Saya pun masih menghormati kon­trak dengan Persib, dan masih ber­status sebagai pemain Persib. Kalau tertarik, ya tertarik main di luar,” ucap Taufiq, seperti dilansir laman Persib.

Jika memang terwujud, Taufiq akan mengikuti jejak sahabat karib­nya Andik Vermansah yang sudah lebih dulu memperkuat klub Malay­sia, Selangor FA.

“Andik belum sempat juga men­gajak ke Malaysia. Yang pasti, sejauh ini saya masih bertahan di Persib dan jika ada kesempatan tidak me­nutup kemungkinan untuk menco­ba bermain di luar,” tegasnya.

Sebelumnya, dua pemain asal In­donesia sudah memutuskan untuk memperkuat klub luar negeri baru-baru ini. Mereka adalah Greg Nwo­kolo yang memperkuat BEC Tero Sasana (Thailand) dan Dedi Gus­mawan yang membela Zeya Shwe Myay FC (Myanmar).

Baca Juga :  NPCI Dukung Atlet Paralympic Raih Juara Umum pada Paperda VI Jabar

Senada diungkapkan oleh Stoper Persib Bandung, Achmad Jufriyanto juga tak menampik untuk merum­put di kompetisi luar negeri. Apala­gi saat ini persepakbolaan nasional tengah mandeg tak ada kegiatan.

“Sempat, pingin kalau misal ada kesempatan kenapa enggak. Terlepas dari sepakbola kita yang seperti ini. Sudah ada sih kepiki­ran dari jauh-jauh hari, kalau ada kesempatan pingin,” tuturnya me­lalui sambungan telepon, Senin (22/6/2015).

Disinggung negara mana yang in­gin dia datangi, jika seandainya pen­tas di luar Indonesia, Jupe -sapaan dia- mengaku ke Thailand. Sebab kompetisi di negara berjuluk Ga­jah Putih tersebut masih membuka transfer window.

“Yang paling memungkinkan sekarang paling Thailand, karena dia yang lagi buka seka­rang. Kalau Malaysia kalau gak salah Septem­ber. Ya paling itu, kalau sepakbola kita seperti ini ya kenapa enggak?,” lan­jutnya.

Baca Juga :  KORMI Kota Bogor Raih 9 Juara di 5 Inorga pada Pembukaan FORPROV ke 4 Tahun 2022

Secara ranking Indo­nesia memang di bawah Thailand. Namun jika bicara kompetisi, menurut Jupe, tak akan jauh beda.

“Sama aja sih, kalau bola sih materinya sih sama mau di mana­pun juga. Paling bedanya ker­induannya seperti apa itu, yang p a l i n g membeda­kannya sih itu,” sahut­nya.

Lebih jauh, pemain asal Tangerang ini pun blak-blakan, pernah ditawari pentas di kompetisi Maladewa. Namun dia lebih memilih kembali mem­perkuat Persib pada musim kompe­tisi 2015.

“Sempet ada, dari agen yang nawarin buat main di Maladewa,” kata dia.

Meskipun kom­petisi domestik vakum, Jupe tak menyesal meno­lak pinangan tim Maladewa terse­but. Dia berharap sepak bola nasional kembali sehat, agar kompetisi bisa kem­bali digelar.

“Ya kita kan eng­gak tahu ke depan­nya bakal kaya gini, sekarang kaya gini, ka­lau nyesel atau enggak ya sekarang saya legowo aja sambil berharap sepak bola kita membaik,” pungkasnya.

(Imam/net)