Untitled-6Meski penjualan properti di Indonesia sedang lesu, na­mun hal itu tak terpengaruh bagi orang Indonesia dengan pendapatan tinggi. Pasalnya, dari 451 orang yang sudah taruh deposit atas pembel­ian apartemen Crown Green Square di Sydney, 150 orang diantaranya merupakan orang Indonesia.

Crown Green Square mer­upakan bangunan mewah senilai Rp 5,75 triliun yang terdiri dari 401 unit, yakni 326 diantaranya adalah apar­temen, 20 penthouse, dan 75 hotel. Adapun, harga per unit dari apartemen untuk tipe 1 kamar mencapai Rp 6,5 mil­iar. “Strategi market ditengah resesi, biasanya saat-saat itu pebisnis yang bermain global skalanya, dia makin jago. Re­sesi terasa susah kalau untuk yang kecil-kecil bermainnya,” kata Iwan.

Baca Juga :  Pentingnya Miliki Asuransi Properti, Ini 3 Cara Tepat Memilihnya

Dia pun memasang target penjualan Rp 200-300 miliar yang akan berasal dari Indo­nesia. Proyek ini ditawarkan selain ke Indonesia, juga ke Tiongkok, Malaysia, Singapu­ra, USA, dan tentunya pasar Australia. “Untuk di Australia, biasanya 70 persen dituju­kan untuk pasar lokal dan 30 persen baru ke orang luar negeri,” ucapnya.

Dirancang oleh Koichi Takada Architects, bangunan ini dirancang dengan desain futuristik dan memiliki sejum­lah terobosan elemen desain. “Fitur yang paling mencolok adalah bentuk bangunan melingkar yang unik meling­kar dengan lubang yang menghadap ke utara fasad, memungkinkan cahaya alami menembus pusat taman plaza dan balkon apartemen, yang membuat bayangan di sisi lain bangunan,” ujarnya.

Baca Juga :  Gelar Konsultasi Publik, Bapenda Kota Bogor Serap Masukan dan Aspirasi dari Wajib Pajak

Desain Crown Green Square, sambungnya telah di­anugerahi salah satu penghar­gaan bergengsi untuk desain industri 2014 Urban Develop­ment Institute of Australia (UDIA) NSW Best Concept Design.

Bangunan setinggi 20 lantai ini, dijadwalkan akan dibangun tahun ini dan mu­lai dipasarkan pada Agustus. Adapun, target penyelesaian­nya terjadi pada akhir 2019.

Crown Green Square ter­letak kurang dari 100 meter dari stasiun kereta api Green Square dan kurang dari lima kilometer dari Central Dis­trict Sydney Bisnis (CBD), Bandara Sydney, University of New South Wales, Univer­sity of Sydney dan Centen­nial Parklands. “Orang Indo­nesia sudah tempat tinggal yang dekat kota, sekolah, dan rumah sakit,” tambah Iwan.

(Apriyadi/BS/DTK)