Foto-HLPARA siswa dan siswi di lingkungan SMA Negeri di Bogor mendapat suasana segar dan pembaharuan jelang Ramadhan tahun ini. Pergantian Kepala Seko­lah di lingkungan SMA mewarnai suasana baru seb­agai udara segar di tahun ajaran baru.

Oleh : RIFKY SETIADI
[email protected]

Hampir semua pelajar di Kota Bogor merasakan waktu begitu cepat dan singkat. Bukan apa-apa, kebersamaan dengan Kepala Sekolah lama membuat para siswa ini merasa kehilan­gan. Meski begitu, tugas dan suasana baru memang harus dijalani sebagai bagian dari pe­rubahan.

Seperti yang terjadi di SMA Negeri 5 Bogor. Suasana spon­tan melepas Kepala Sekolah mereka, Drs. Acep Sukirman yang ditugaskan di sekolah baru, SMA Negeri 5 Bogor, dilakukan oleh para pengurus OSIS sekolah tersebut pada Selasa (16/06/2015) lalu. “Ini merupakan acara spontan dari teman-teman OSIS,” ujar Amanda, salah satu siswi SMA Negeri 5 Bogor yang juga Ketua Unit PMR di sekolah tersebut.

Lebih dari 2 tahun, Acep telah menorehkan prestasi yang sangat gemilang di sekolah terse­but. Sekolah ini disulap menjadi sekolah yang sangat indah, asri, nya­man, dan bersih. Banyak komentar positif yang dilontarkan baik oleh warga sekolah maupun ma­syarakat, tak terkecuali dari para alumni. Pencapaian ter­tinggi yang diraih oleh sekolah ini adalah menjadi Juara Adiwiyata Tingkat nasional 2014. Ini merupakan penca­paian yang tak diduga karena apa yang dilakukan oleh kepala sekolah semata-mata bukan untuk meraih juara melainkan untuk kenyamanan warga sekolah.

Tak hanya itu, sekolah ini juga menerima Pia­gam Penghargaan Gubernur Jawa Barat No. 002/ Kep.1647.BKD/2013 sebagai penerima penghargaan Raksa Prasada Kategori Sekolah Berbudaya Ling­kungan Tingkat Provinsi Jawa Barat. Bandung, 26 November 2013, selain itu menjadi Juara III Lom­ba Sekolah Sehat SMA/MAN Tingkat Kota Bogor 2013, mendapat Piagam Penghargaan Wali Kota Bogor sebagai Sekolah Adiwiyata Tingkat Kota Bogor. Februari 2014, mendapat Piagam Peng­hargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada 22 Desember 2014 di Jakarta, menjadi Juara III Lomba Sekolah Sehat SMA/MAN Tingkat Kota Bogor 2014 dan meraih Piagam Penghargaan sebagai UPZ Sekolah Terbesar Kedua yang meny­erahkan Zakat Pegawai kepada Baznas Kota Bogor pada 28 Januari 2015.

Lelaki kelahiran Depok, 16 Agustus 1961 ini terakhirmempersembahkan Piagam Penghargaan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat sebagai Juara 2, Kepala Sekolah Berprestasi Kelompok SMA Tingkat Provinsi Jawa Barat yang diterimanya pada 12 Juni 2015 lalu. “Ini merupakan hadiah terindah dan terakhir selama pen­gabdian saya di SM Negeri 5 Bogor,” ungkap Acep. Ia yakin, penggantinya yang akan melanjutkan manaje­men sekolah di SMA Negeri 5 Bogor memiliki kemam­puan dan prestasi yang lebih baik. “Saya yakin, seko­lah ini akan terus maju b e r s a m a dengan Ke­pala Sekolah yang baru,” ungkapnya. Acep akan digant ikan oleh DR. Hj. Dewi Suhartini, M.Pd., yang semula menjabat sebagai kepala sekolah SMA Negeri 7 Bogor yang ke- 6. Wanita kelahiran Bandung 29 November ini digantikan oleh Andi Suwandi.

Berikut daftar lengkap Kepala Sekolah SMA Negeri yang baru di Kota Bogor: SMA Negeri 1 Bogor dijabat oleh Dra. Sri Eningsih, M.Pd, SMA Negeri 2 Bogor: Drs. H. Surya Setiamulyana, M.Pd, SMA negeri 3 Bogor: Drs. Acep Sukirman, SMA Negeri 4 Bo­gor: Drs. H. Budhi Rahman, M.Pd, SMA Negeri 5 Bogor: DR. Hj. Dewi Suhartini, M.Pd, SMA Negeri 6 Bogor: Dr.Hj. Aidawati, M.Pd, SMA Negeri 7 Bogor: Drs.H.Andi Suwandi, M.Pd, SMA Negeri 8 Bogor: Drs. Atip Suher­man, SMA Negeri 9 Bogor: Denty Dentrijadi, S. Pd, MM dan Kepala Sekolah SMA Negeri 10 Bogor kini dijabat oleh: Bambang Arya.

Sementara, dalam acara Ser­tijab Kepala Sekolah SMP Negeri se-Kota Bogor di Aula Dinas Pendi­dikan, Senin (22/6/2015) kemarin, sebanyak 5 guru di tingkat Sekolah Menengah Pertama juga mendapat kehormatan menjadi Kepala Sekolah di beberapa SMP Negeri di Kota Bogor dan 3 Kepala Sekolah lainnya masih tetap menjabat disekolah tersebut. Ke-lima guru yang menjabat sebagai Kepala Sekolah dikatakan Edgar antara lain A. Buchori Kepala Sekolah SMP Negeri 10, Tatang Kepala Sekolah SMP Negeri 13, Sapta Ke­pala Sekolah SMP Negeri 14 dan Nyayu Kepala Sekolah SMP Negeri 20. “Kepala Sekolah yang tetap SMP Negeri 3, 9 dan 19,” ujar Edgar.

Untuk Kepala Sekolah yang mengalami rotasi ditambahkan Edgar yaitu Sri Sugiarti dari SMP Negeri 6 ke SMP Negeri 1, Wawan dari SMPN 18 ke 4, Warsadi dari SMPN 8 ke 5, Yosef dari SMPN 12 ke 6, Jumhujah dari SMPN 13 ke 7, Yuli dari SMPN 16 ke 8, Euis dari SMPN 10 ke 11, Suken­dar dari SMPN 15 ke 12, Emma dari SMPN 20 ke 15, Jana dari SMPN 14 ke 16, dan Shihab dari SMPN 17 ke SMPN 18.

Kepala Dinas Pendi­dikan Kota Bogor Edgar Suratman diharapkan serah terima jabatan ini bisa mem­bawa perubahan dan menjadi spirit bagi semua Kepala Seko­lah. “Motivasi kerja tentunya harus lebih baik dibanding sebe­lumnya,” kata Edgar yang dite­mui usai mengikuti serah terima jabatan. Edgar juga berharap Ke­pala Sekolah bisa menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi serta karakter disekolah tersebut sehingga bisa melakukan strategi berdasarkan situasi dan kondisi yang riil diseko­lah tersebut. “Apa yang su­dah baik agar ditingkatkan, dan yang belum baik harus diperbaiki agar berkualitas sehingga kinerja sekolah tersebut akan melahirkan siswa yang berkualitas juga,” pungkasnya.