465__zinedine_zidane_by_rgb7-d6w6a7sMADRID, Today – Dalam benak Zin­edine Zidane sempat ada keinginan untuk melatih Real Madrid setelah Carlo Ancelotti lengser. Akan tetapi, tawaran tersebut tak kunjung datang hingga akhirnya Madrid menunjuk Ra­fael Benitez.

Zidane merupakan asisten dari An­celotti di 2013-2014, musim ketika Madrid menjuarai Liga Champions dan Copa del Rey. Setelah musim selesai, dia memilih untuk menjadi pelatih Real Madrid Castilla.

Saat Don Carletto dipecat di akhir musim 2014-2015, ada wacana penunjukkan Zidane sebagai suksesornya. Akan tetapi, itu hanya sebatas isu lantaran Los Merengues lebih memilih Benitez untuk menukangi Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan se­lama tiga musim ke depan.

Baca Juga :  Tumbuhkan Sektor Ekonomi Lewat Destinasi Wisata, PHRI Gelar Bike Tour 2022 Etape Ketiga di Bogor

“Ya, saya akan menerima tu­gas sebagai suksesor Ancelotti. Saya adalah seorang profesional dan tidak pernah menolak tan­tangan. Tapi, saya tidak kecewa kalah dari Benitez. Mungkin ja­jaran direksi merasa saya belum pantas untuk mengemban tugas itu,” kata Zidane kepada France Football, Rabu (24/6/2015).

Baca Juga :  PHRI BikeTour Etape 3 di Bogor Ramaikan Festival Merah Putih

Zidane mengklaim dia akan dengan senang hati mengam­bil kesempatan untuk menjadi pelatih Madrid. Meski mimpi tersebut urung terjadi, dia sama sekali tidak kecewa. “Itu tidak dimaksudkan hanya pada kes­empatan ini. Presiden Floren­tino Perez juga pernah memilih pelatih main, dan itulah yang terjadi,” pungkasnya.

(Adilla Prasetyo Wibowo)