BOGOR, Today – Cabang Olah­raga (Cabor) Ikatan Anggar Se­luruh Indonesia (IKASI) lokal di Indonesia rata-rata sulit untuk berkembang dan mencetak at­let berprestasi hingga kaliber internasional. Hal tersebut dik­arenakan masih kurangnya pen­getahuan dan pemahaman baik pelatih maupun atlet terhadap olehraga tersebut.

Pelatih Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON Jawa Barat ( Jabar) cabang olahraga ang­gar, Cucu Sundara menegaskan sulitnya cabor berkembang dik­arenakan masih minimnya pen­getahuan dan pemahaman para pelajar di tanah air terhadap olahraga tersebut.

Untuk menarik minat para pelajar agar termotivasi terhadap olahraga anggar, Pengurus Besar (PB) IKASI tengah gencar mem­buat program agar diperkenalkan ke seluruh sekolah di tanah air. “Khusus untuk Kabupaten Bogor, kami akan buka di sejumlah seko­lah kelas olahraga dan saya opti­mis anggar bisa dikembangkan secara bertahap,” katanya.

BACA JUGA :  Ganda Putri Indonesia, Ana/Tiwi Wakil Satu-satunya di Final Thailand Open 2024

Menyinggung target, ia men­gatakan untuk mencetak atlet anggar handal membutuhkan waktu sekitar setidaknya dalam tempo waktu lima tahun. Sehing­ga, tidak menjamin jika cabang olahraga anggar ini bisa meraih medali di Porda Jabar XIII/2018 mendatang. “Tempo waktu sekian lama kami fokuskan pada program pembinaan atlet muda. Jadi, tidak akan target medali di berbagai event kejuaraan mana­pun,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Kevin Sanjaya Resmi Putuskan Pensiun Sebagai Atlet Bulu Tangkis

Lebih lanjut dikatakannya, untuk tingkat Nasional, cabang olahraga anggar Indonesia baru diperhitungkan di tingkat Asia Tenggara. Ia berharap dengan dii­kutsertakannya cabang olahraga anggar di Koni Kabupaten Bogor, para atlet yang akan dibina bisa dipersiapkan untuk bertarung baik di PON, Asean Games dan Sea Games.

“Saya berharap akan mun­cul para fencer (sebutan atlet anggar,red) berbakat, di Kabu­paten Bogor ini. Sehingga bisa mewakili Indonesia di berbagai event internasional,” pungkas­nya.

(Adilla Prasetyo Wibowo)

============================================================
============================================================
============================================================