bei3JAKARTA, Today – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan ini diprediksi masih tertekan lantaran kembali munculnya sentimen negatif di pasar. “Belum adanya sentimen positif masih menutup peluang IHSG untuk dapat kembali rebound,” kata Kepala Riset NH Korindo Securities Reza Priyambada.

Menurut dia, meski IHSG sudah berada di area jenuh beli (oversold), namun jika belum ada volume beli yang cukup besar maka sulit bagi IHSG untuk kembali rebound dan mempertahankan penguatan tersebut.

Baca Juga :  Bangun Revolusi Mental Pilah Sampah di Sekolah Kota Bogor, Mountrash Hadirkan Dropbox di Smansa

Kendati demikian, dengan harapan dan asumsi, aksi jual mulai mereda dan didukung rilis data-data yang dapat positif dan berkurangnya sentimen negatif diharapkan laju IHSG dapat menguat pada pekan depan. “Namun demikian, tetap antisipasi sentimen yang akan datang,” ujarnya.

Dia memprediksi, IHSG pekan depan akan berada pada rentang support 4.885-4.950 dan resisten 4.965-5.000. Sementara IHSG akhir pekan ini sempat melampaui area target support 4.800-4.895 dan juga sempat berada di area target resisten 4.990-5.025 meski berakhir di bawah area tersebut.

Baca Juga :  Pilot Project PT Believer, Lapas Paledang Kini Punya Instalasi Air Minum Layak Konsumsi Untuk Ruang Tahanan

Adapun data ekonomi domestik yang perlu diperhatikan adalah manufaktur dan tingkat inflasi. Sementara data global, di antaranya data manufaktur, penjualan rumah, inflasi, penjualan retail pertumbuhan ekonomi di Asia dan Eropa.

Di zona Eropa, penyelesaian utang Yunani, angka inflasi, sentimen ekonomi, manufaktur, hasil pertemuan kebijakan moneter Bank Sentral Eropa. Sementara dari Amerika Serikat, data manufaktur, penundaan penjualan rumah, harga rumah, tingkat kenyamaan konsumen dan klaim pengangguran.

(SND/Apri)