marta-vieira-da-silva-brazilBRASIL melalui Marta menyebut negaranya akan bermain dengan mengandalkankekuatan fisik untuk menyaingi para favorit juara

Oleh : ADILLA PRASETYO WIBOWO
[email protected]

Marta selaku penyerang timnas Bra­sil wanita menyebut negaranya siap mengandalkan kekuatan fisik yang dimiliki untuk bersaing dengan kandidat juara. Di turnamen tahun ini yang mengambil tempat di Kanada, Bra­sil merupakan favorit di belakang Amerika Serikat dan Jerman, namun hal tersebut tidak membuat Marta ciut nyali.

Dalam keterangannya di USA Today, pe­main 29 tahun itu berkata: “Kami [Brasil] mencoba meningkatkan kekuatan dan ingin lebih kuat, bermain dengan mengandalkan fisik dalam ritme permainan kami untuk me­nyaingi para kandidat juara yang juga men­gandalkan kekuatan fisik,” ujarnya.

Timnas Brasil wanita akan mengawali kip­rahnya di Piala Dunia Wanita 2015 dengan menghadapi Korea Selatan di Grup E, Rabu (10/6/2015) pagi WIB. Selain bersama Korea, tim Samba juga menghuni grup yang sama dengan Spanyol dan Kosta Rika.

Sementara itu, Steph Houghton meyakini negaranya memiliki peluang untuk menjadi juara di Piala Dunia Wanita yang digelar di Kanada pada tahun ini. Kapten timnas Inggris wanita Steph Houghton menyebut negaranya memiliki keyakinan untuk merebut gelar juara di Piala Dunia Wanita 2015.

Tim arahan Mark Sampson itu akan meng­hadapi Prancis di laga pembuka Grup F di Moncton pada Rabu (10/6/2015) dinihari WIB sebagaimana mereka yang juga tergabung dalam satu grup bersama Meksiko dan Kolom­bia.

“Kami tidak datang ke turnamen ini den­gan pesimistis. Kami tahu bahwa kami sudah bersiap dan bekerja keras dan kami percaya serta yakin dengan rencana manajer. Jika kami tetap bersatu, tidak diragukan lagi kami memiliki sejumlah pemain kelas du­nia dan ini semua adalah tentang performa. Sebagai kapten dari tim ini, saya yakin kami memiliki pemain yang berpotensi membawa kami menjadi juara,” katanya dikutip Sky Sport.

“Kami tahu kami mendapati lawan berke­las yang harus dihadapi dan kami harus berkonsentrasi di tiap laga dan itu dimulai melawan Prancis, yang merupakan tim yang kami hormati,” lanjutnya.

“Mereka ada di puncak permainan mer­eka untuk tiga atau empat tahun terakhir ini. Namun kami bekerja sangat keras untuk sam­pai ke posisi ini. Kini kami harus tampil dan menikmati setiap momennya. Kami sudah menghabiskan waktu 18 bulan untuk memper­siapkan ini. Ambil bagian di Piala Dunia dan membela negara adalah kebanggaan tersend­iri, kami tidak sabar,” tutupnya.