IMG-20150611-WA0004BOGOR TODAY – Menjelang bulan Ra­madan, Satnarkoba Polres Bogor Kota dan Badan Narkotika Nasional Kabu­paten (BNNK) Bogor belingsatan. Mer­eka menggandeng Detasemen Polisi Militer untuk mengobrak-abrik tempat hiburan malam (THM). Diskotik-dis­kotik yang selama ini menjadi surga kenikmatan muda-mudi disisir.

Kemarin malam, seluruh diskotik dan tempat karaoke digeledah satu-persatu. Hasilnya, banyak ditemukan miras dan 24 pemakai narkoba dia­mankan.

KabagOps Polres Bogor Kota, Kom­pol Ricardo Condrat Yusuf, mengatakan razia ini dilakukan dalam rangka Cipta Kondisi (Cipkon) yang dilakukan oleh Polres Bogor Kota dan mengikutser­takan BNNK dan anggota PM. “Operasi ini rutin kami gelar menjelang bulan suci ramadhan biar suasana nyaman dan kondusif, acara ini kami juga men­gajak pihak BNNK dan Polisi Militer un­tuk membantu kami menggelar operasi Cipta Kondisi ini,” ujarnya

Razia kali ini dinilai kurang maksi­mal dikarenakan alat test yang dibawa oleh BNNK habis. Padahal BNNK mem­bawa 225 paket alat test urin.

Baca Juga :  Kepala Diskominfo Terpilih Jadi Ketua IKAPTK Kota Bogor

Kasi Pemberantasan Narkoba BNNK Bogor, Ahmad Soleh Siregar mengatakan, dalam razia kali ini tidak ditemukan barangbukti. Namun pi­haknya mendapati orang yang diduga pemakai karen hasil test urinnya positif. “Tidak ada barang bukti, ada 13 orang yang tertangkap di X-One club Lounge, Club & Music center Jl. Siliwangi No. 25 Bogor 7 orang pria dan 6 wanita. Dite­mukan alat hisap sabu di lantai dua X-One club. Sementara di BNR ada yang kami ciduk 4 orang 3 wanita dan satu pria. Di happy puppy ada satu orang,” ungkapnya.

Soleh menambahkan, kebanyakan pemakainya adalah sabu dan ganja, tapi pihaknya akan mengecek lebih lan­jut. Karena kalau test urin hanya sepin­tas-sepintas saja. “Ada kami membawa mereka ke Polres Bogor Kota untuk lebih lanjutnya. Disana akan diperiksa lebih lanjut,” tambahnya.

Baca Juga :  Sejumlah Klinik di Kota Bogor Diduga Langgar Kebijakan Tes Covid-19

Soleh menambah, penyisiran di 31 club Bogor Nirwana Residance (BNR) malah kebanjitan temuan. Pihaknya menemukan ratusan butiran ekstasi. “Kami membawa 225 bahan test urin, stok dari BNNK. Ternyata orang-orang­nya banyak juga jumlahnya,” lanjutnya.

“Saya sudah lama menyampaikan ke Polres Bogor Kota, untuk sesekali ra­zia barang karena Penyalahgunaan itu semakin marak. Tapi memang semen­tara dilakukan tes urin,” tegasnya.

Kasat Narkoba Polres Bogor Kota, AKP Maulana Mukarom mengatakan, razia narkoba ini dilakukan menyam­but bulan ramadhan. Dilakukan cipta kondisi di THM Kota Bogor. “Yang me­nyelenggarakan kami untuk menyam­but ramadhan. Yang memimpin adalah Kabagops Polres Bogor Kota, BNNK membantu kami,” singkatnya.

(Rizky Dewantara|Guntur)