IMG_1197“Belum pasti­nya dimulainya kompetisi liga di Indonesia, mem­buat para pemain merumput di Liga Tarkam”

Oleh : Adilla Prasetyo Wibowo
[email protected]

Mungkin ini adalah akibat dihen­tikannya kompetisi sepakbola di Indonesia. Para pemain yang sebelumnya membela tim Indo­nesia Super League (ISL) maupun tim di­visi utama, kini tak segan untuk ‘ngamen’ merumput di Liga Antar Kampung (Tarkam).

Seperti Andi Irawan, mantan kiper Sriwi­jaya FC yang kini menjadi pemain Persikabo Bogor terpaksa turun kelas bermain di Liga Ramadhan di Panti Rehabilitasi Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantar (PRPGOT) Suka Maju Palembang.

Kiper kelahiran 24 Oktober 1989 yang merupakan putra daerah Sumsel ini, men­gaku mengikuti Liga Ramadhan sekedar mengisi waktu luang, akibat dibekukanya PSSI oleh FIFA. Tapi, bukan sekedar mengisi waktu luang, liga Ramadhan memang sering dilakoninya meskipun tidak ada sanksi FIFA atas PSSI.

Baca Juga :  Kepulangan Eriska Agustina Atlet Tarung Drajat Asal Cisarua Peraih Medali Emas di PON XX

Persikabo kembali meliburkan para pe­mainnya untuk kali ketiga. Asisten Pelatih Laskar Pajajaran, Aliyudin baru akan menyu­sun program latihan setelah ada kepastian dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan tim transisi terkait penyelengga­raan kompetisi.

PSSI dan Kementerian Pemuda dan Olah­raga (Kemenpora) hingga saat ini belum memberikan solusi baik untuk sepak bola In­donesia. Akibatnya, FIFA pun menjatuhkan sanksi. Hal itu berdampak kepada klub neg­eri ini dari kasta kompetisi tertinggi hingga terendah yang kena imbasnya.

Mereka terpaksa meliburkan para peng­gawanya hingga batas waktu yang tak diten­tukan. Tak terkecuali Persikabo, yang seha­rusnya main di Divisi Utama Liga Indonesia 2015.

Baca Juga :  Simona Halep Bertekuk Lutut Dibawah Kaki Aliaksandra Sasnovich Dalam Debut Indian Wells

Persikabo terpaksa harus meliburkan skuadnya. Hal itu dikarenakan ketidakjelas­an jadwal kompetisi. Aliyudin beserta jajaran tim pelatih baru akan memanggil para pe­mainnya ketika jadwal kompetisi sudah jelas.

“Kami menunggu kabar kepastian dari PSSI dan Tim Transisi terkait penyelengga­raan kompetisi. Setelah ada keputusan, ba­rulah kami menyusun jadwal program lati­han,” ujar Aliyudin, Selasa (2/6/2015).

“Untuk sementara, tim kami liburkan. Percuma juga jika kami menggelar latihan, karena saat ini jadwal kompetisi pun tidak jelas. Yang jelas, kami berharap agar PSSI dan Kemenpora bisa cari solusi yang terbaik untuk sepak bola Indonesia,” lanjutnya.