raikkonen-212MARANELLO, Today - Kimi Raik­konen percaya Ferrari akan come­back lebih kuat setelah penampi­lan buruk dalam GP Inggris. Dia berkelit mobil SF15-T tidak cocok dengan Sirkuit Silverstone.

Ferrari lebih banyak menjalani race GP Inggris di pengujung posisi 10 besar. Hal itu terbilang di luar dugaan karena banyak yang meni­lai mereka akan kompetitif. Semen­tara itu, justru Williams melalui Fe­lipe Massa dan Valtteri Bottas yang menjadi pesaing tunggal Mercedes.

Meskipun akhirnya Sebastian Vettel mengklaim podium ketiga, Raikkonen berada di urutan dela­pan karena harus membayar mahal kesalahan saat pit-stop.

Pembalap berjuluk The Iceman itu beralasan lomba di Silverstone hanya anomali dan yakin Ferrari akan lebih kuat di seri selanjutnya.

“Kami melihatnya di sirkuit-sirkuit lain, itu tergantung dari lay­out sirkuit dan ban apa yang kami gunakan. Saya yakin akan menjadi cerita yang berbeda di seri berikut­nya,” kata Raikkonen.

“Silverstone tidak ideal dengan kami. Layout dan kondisi sirkuit. Tapi, kami harus meningkatkan performa dan mencoba lebih baik di mana pun sirkuitnya. Mobil-mo­bil lain sedikit lebih cepat,” lanjut­nya.

Sementara itu, Bos Ferrari, Maurizio Arrivabene, menyatakan Kimi Raikkonen harus tetap tenang dan fokus membalap di balik ke­mudi SF15-T.

Dia enggan sang pembalap vet­eran berusia 35 tahun itu teralihkan soal isu masa depan.

Masa depan pembalap berjuluk The Iceman itu sedang hangat di­perbincangkan sejak F1 musim ini digelar di Eropa.

Gagal menyamai kecepatan rekan setimnya, Sebastian Vettel, nama Raikkonen disebut-sebut akan ditendang dari Maranello.

Seri terakhir di Inggris, Raik­konen finis kedelapan dan mem­buat posisi empatnya di klasemen sementara dicuri pembalap Wil­liams Valtteri Bottas. Belum lagi dengan insiden fatal yang melibat­kan Fernando Alonso di Austria.

Tak pelak, beberapa calon pengganti dikabarkan sudah disiap­kan Ferrari untuk mengganti Raik­konen seperti Daniel Ricciardo, Bottas, dan Nico Hulkenberg. Ar­rivabene meminta pembalap asal Finlandia itu fokus agar bisa mem­perbaiki performa di musim ini.

“Masa depan Kimi ada di tan­gannya. Saya tidak ingin lagi mem­bicarakan tentang Kimi karena kami memiliki 10 balapan lagi. Saat ini, kami akan berkomunikasi den­gan Kimi apa yang akan kami laku­kan, dan itu saja,” kata Arrivabene.

“Saya tidak ingin menyingkir­kan semuanya karena kami memi­liki dua pembalap, dan Kimi tahu apa yang harus dia lakukan. Kimi tahu masa depan ada di tangan­nya,” lanjutnya.

(Imam/net)