IMG_1749Di tengah banyaknya klub sepakbola di Tanah Air yang berguguran akibat limbungnya kompetisi di Tanah Air, tak serta merta mempengaruhi PSB. Dengan keterbatasan yang ada PSB mencoba bertahan

Oleh : ADILLA PRASETYO WIBOWO
[email protected]

Persatuan Sepak­bola Bogor (PSB) saat ini tengah menjalani libur panjang selama bu­lan Ramadan. Latihan rutin para punggawa tim berjuluk Laskar Pakuan tersebut dili­burkan hingga pasca hari raya Idul Fitri.

Ketua Umum (Ketum) PSB, HM Idris mengatakan bahwa PSB masih akan meng­gelar latihan rutin usai para pemainnya libur puasa hing­ga Lebaran. ”Nanti setelah Lebaran akan kita panggil lagi untuk mulai latihan lagi,” ka­tanya kepada BOGOR TODAY, Sabtu (11/07/2015).

Lebih lanjut dikatakan HM Idris, walaupun kondisi persepakbolaan Tanah Air tengah di titik nadir, namun dirinya tidak ingin nasib seru­pa menimpa tim yang digawa­nginya itu dan turut menam­bah jumlah klub yang gulung tikar.

Baca Juga :  Tanpa Penonton Timnas Indonesia Libas Guam 14-0

”Saat ini kami tengah menunggu pemberitahuan resmi lebih lanjut dari Asosia­si Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait nasib kompe­tisi ke depan seperti apa,” ujarnya.

PSB di akhir bulan Juli, tepatnya Selasa (28/7/2015) bakal menggelar rapat mana­jemen untuk menentukan langkah ke depan yang bakal diambil oleh PSB dalam me­nyikapi carut marutnya iklim persepakbolaan nasional.

”Dalam rapat itu akan di­ambil keputusan terkait lati­han rutin bakal digelar kem­bali atau tidak. Serta langkah strategis yang akan diambil oleh PSB seperti apa. Berkaca dari kondisi persepakbolaan nasional saat ini,” lanjutnya.

Baca Juga :  Gubernur Jabar Sampaikan Duka Mendalam Tragedi Kanjuruhan

Dalam waktu dekat, lan­jutnya, PSB juga bakal meng­gelar kompetisi lokal untuk tetap menggairahkan iklim sepakbola di Kota Hujan. ”Jan­gan sampai euforia sepakbola di tataran akar rumput juga menghilang. Ini juga metode efektif untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial,” ucap­nya.

Di tengah ketidakpastian dan keterbatasan yang ada, PSB tetap getol berburu spon­sor untuk menutupi biaya op­erasional yang kian membeng­kak. ”Kita tidak boleh ikut terpuruk. Justru harus makin giat berlatih dan mengukir prestasi untuk menunjukkan kualitas dan niatan teguh PSB dalam mengharumkan Kota Bogor,” pungkasnya. (*)