Duka Mudik Di Tol Cipali

tabrakan-maut-di-tol-cipali-7-tewas-oq1KECELAKAAN kembali terjadi di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), tepatnya di KM 202 Cirebon, Jawa Barat. Bus Rukun Sayur jurusan Jakarta-Solo bernomor polisi AD 1543 CF menabrak pembatas jalan. 12 penumpang tewas di lokasi kejadian, 34 lainnya luka berat.

YUSKA APITYA AJI ISWANTO
[email protected]

Operator NTMC Polri, Anshori mengatakan, 12 orang korban meninggal dunia dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunung Jati, Kota Cire­bon. Sementara 34 korban luka-luka dibawa ke RS Mitra Plumbon. ‘’Belum ada konfirmasi kondisi sopir dan kernet bus,” kata Anshori, Selasa (14/7).

Proses evakuasi bus menyebabkan kemacetan sepanjang 4 kilometer dari KM 198-KM 202. Dike­tahui bus nahas tersebut membawa pemudik dari Jakarta menuju Solo, Jawa Tengah. Kecelakaan ter­jadi sekitar pukul 14.00 WIB, kemarin.

Kepala Unit Kecelakaan Kepolisian Resort Cirebon Inspektur Dua, Suwito mengatakan kor­ban meninggal dunia berada di RS Gunung Jati, Cirebon. Bus nahas itu sedang melaju dari Pali­manan menuju Kanci. Saat melintas di lokasi ke­jadian, bus tiba-tiba oleng. Dugaan sementara, kecelakaan terjadi akibat bus kelebihan muatan. “Macet panjang terjadi sekitar 4 kilometeran, tim bergerak cepat,” kata dia.

BACA JUGA :  Bogor Kota, Sudahkah Tertata?

“Ini bus penuh pemudik. Bus mengambil lajur kanan dan oleng, menghantam pembatas dan terguling,” jelas Wadir Lantas Polda Jabar AKBP Prahoro Tri Wahyono, Selasa (14/7/2015). “Kami masih fokus evakuasi dan pengaturan lalu lintas. Kami belum tahu penyebab kecelakaan,” urai dia. “Kami belum tahu juga berapa kecepatan bus,” tutupnya.

Terpisah, Kapolda Jabar, Irjen Pol Moechgiy­arto, mengatakan, dugaan awal kecelakaan aki­bat human error. “Tadi sudah saya sampaikan. Driver nabrak pembatas me­dian jalan dan penyangga jem­batan,” kata Kapolda di RS Mitra Plumbon, kemarin.

BACA JUGA :  Kejagung Geledah Kantor BGN, Pemerintah Minta Publik Hormati Proses Hukum

Namun, kata Kapolda, apakah human error tersebut lantaran sopir mengantuk atau apa, masih dalam peny­elidikan. “Bisa jadi karena mengantuk. Ini kan tol panjang sekali, ada titik lelahnya,” ujar Kapolda.

Kecelakaan ini menambah panjang daf­tar angka kematian di arus mudik Lebaran tahun ini. Mabes Polri mencatat terjadi 723 kecelakaan lalu lintas selama empat hari pelak­sanaan Operasi Ketupat. Dari jumlah kecelakaan itu, ada 152 jiwa korban meninggal, 251 orang luka berart, dan sisanya korban luka ringan.Khusus untuk hari ini, Selasa (14/7/2015), jumlah kejadian kecelakaan ada di angka 207 kejadian dengan jumlah korban meninggal ada 60 orang dan luka berat ada 148 orang. (*)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================