BOGOR, Today – Pengurus Cabang (Pengcab) Wushu In­donesia (WI) Kota Bogor ten­gah memfokuskan diri untuk membina atlet-atlet wushu Kota Hujan untuk dipersiap­kan menghadapi Pekan Olah­raga Daerah Jawa Barat (Porda Jabar) XIII/2018 mendatang di Kabupaten Bogor.

Ketua Pengcab WI Kota Bogor, Gogi Nebulana men­gatakan bahwa pembinaan terhadap atlet tidak boleh ber­henti, namun harus terus ber­gulir. “Meskipun kami dalam ajang Porda Jabar XII/2014 lalu menjadi juara umum den­gan menggondol enam medali emas, tapi kita tidak boleh berpuas diri,” katanya.

Pembinaan atlet difokus­kan pada atlet usia dini den­gan kisaran umur lima hingga 15 tahun. “Kami ingin men­jaring atlet-atlet yang memi­liki potensi, untuk kemudian kami bina untuk persiapan di masa depan. Selain juga, me­lihat apakah perkembangan wushu di Kota Bogor ini sudah mengalami kemajuan atau be­lum,” jelasnya.

Baca Juga :  Timnas Qatar Dipastikan Gagal Mendapatkan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2022

Dikatakannya, even per­tandingan penting diadakan untuk mengukur sejauh mana kesiapan dari para atlet untuk diterjunkan di berbagai ajang kejuaraan, baik regional, na­sional maupun internasional. “Kepelatihan tetap melakukan analisa kemajuan dan disiplin seluruh atlet wushu kita. Seka­lipun mereka sudah menjadi juara ditingkat porda, nasion­al maupun dunia,” imbuhnya.

Baca Juga :  Raih 2 Emas, Cabor Tenis Meja Jabar Juara Umum di Porwanas XIII 2022

Gogi yang juga menjabat sebagai pelatih wushu itu pun melanjutkan, Pengcab WI dan Komite Olahraga Na­sional Indonesia (KONI) Kota Bogor juga memberikan peng­hargaan kepada 14 pewushu berprestasi. Karena dianggap telah mengharumkan nama kota hujan dikancah dunia.

“Penghargaan ini kami berikan untuk mengapresiasi prestasi yang telah ditoreh­kannya untuk mengharumkan nama kota hujan. Khususnya Pengcab WI Kota Bogor. pas­alnya, prestasi tersebut lahir sebagai buah latihan keran secara kontinyu dan disiplin dalam jangka waktu panjang,” pungkasnya.

(Adilla Prasetyo Wibowo)