Lari Pagi atau Lari Sore, Mana yang Lebih Baik? Ini Perbedaan Manfaatnya untuk Tubuh

Lari
Ilustrasi Lari (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Lari menjadi salah satu olahraga paling praktis yang dapat dilakukan kapan saja. Sebagian orang memilih berlari di pagi hari sebelum memulai aktivitas, sementara yang lain lebih nyaman melakukannya pada sore atau menjelang malam setelah pekerjaan selesai.

Meski sama-sama menyehatkan, lari pagi dan lari sore memiliki manfaat yang berbeda. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh ritme biologis tubuh, suhu tubuh, kadar hormon, hingga kondisi fisik pada waktu tertentu dalam sehari.

Lalu, kapan waktu terbaik untuk berlari? Jawabannya bergantung pada tujuan dan kebutuhan masing-masing individu.

Keunggulan Lari Pagi

Bagi banyak orang, pagi hari menjadi waktu ideal untuk berolahraga. Selain udara yang masih segar, ada sejumlah manfaat yang bisa diperoleh dari kebiasaan berlari sebelum memulai aktivitas.

  1. Lebih Mudah Menjadi Rutinitas

Salah satu alasan banyak orang memilih lari pagi adalah karena lebih mudah dijadikan kebiasaan. Saat hari belum dimulai, gangguan seperti pekerjaan, rapat mendadak, atau urusan lainnya biasanya belum muncul.

BACA JUGA :  Warga Malasari Antusias Ikut Ngubek Empang di HJB ke-544

Dengan berolahraga lebih awal, peluang melewatkan sesi latihan pun menjadi lebih kecil.

  1. Mendukung Pola Tidur yang Lebih Baik

Paparan cahaya matahari di pagi hari membantu tubuh mengatur ritme sirkadian atau jam biologis. Kondisi ini dapat membuat tubuh lebih mudah mengenali waktu untuk aktif dan waktu untuk beristirahat.

Akibatnya, kualitas tidur pada malam hari berpotensi menjadi lebih baik dan lebih teratur.

  1. Membantu Proses Pembakaran Lemak

Lari pagi, terutama sebelum sarapan, sering dikaitkan dengan peningkatan pembakaran lemak. Saat cadangan energi dari makanan belum tersedia, tubuh cenderung memanfaatkan lemak sebagai sumber energi tambahan.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa aktivitas fisik sebelum makan pagi dapat meningkatkan oksidasi lemak sepanjang hari.

  1. Meningkatkan Semangat dan Fokus

Ketika berlari, tubuh melepaskan berbagai hormon yang berperan dalam menciptakan perasaan senang dan rileks, termasuk endorfin.

BACA JUGA :  Timnas Indonesia U-19 Siap Tempur di Piala AFF U-19 2026, Garuda Muda Punya Rekor Positif di Laga Perdana

Karena itu, banyak orang merasa lebih berenergi, lebih fokus, dan memiliki suasana hati yang lebih baik setelah menyelesaikan sesi lari pagi.

Manfaat Lari Sore

Di sisi lain, sore hari juga menjadi waktu favorit bagi sebagian pelari. Bahkan, dalam beberapa aspek, performa tubuh justru berada pada kondisi terbaiknya menjelang malam.

  1. Performa Fisik Cenderung Lebih Maksimal

Sepanjang hari tubuh telah bergerak dan beraktivitas sehingga otot menjadi lebih siap untuk bekerja. Selain itu, suhu tubuh yang lebih tinggi pada sore hari dapat membantu meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi gerakan.

Kondisi ini membuat banyak orang mampu berlari lebih cepat atau lebih lama dibandingkan saat pagi hari.

  1. Ideal untuk Latihan Intensitas Tinggi

Jika tujuan Anda adalah meningkatkan kecepatan, daya tahan, atau kemampuan kompetitif, lari sore sering kali menjadi pilihan yang lebih tepat.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================