20140108_172416_atep-pemain-sepakbola-persib-bandungvBANDUNG, Today – Eks kapten tim Persib Bandung 2015, Atep, menjamin jika selu­ruh rekan-rekannya akan kembali untuk menjadi bagian dari skuat Maung Bandung dalam rencana turnamen yang akan dii­kuti.

Regulasi turnamen Piala Indonesia Satu (PIS) menyatakan sebuah tim hanya diper­bolehkan mendaftarkan pemain yang sudah bergabung sebelumnya di ajang Indonesia Super League (ISL) 2015.

Meski tidak bisa menjamin koleganya akan kembali untuk klub kebanggaan bo­botoh, Atep mempunyai prasangka jika dibenak seluruh skuat Persib 2015 bakal memprioritaskan tim jawara musim lalu ini sebagai pilihan utama.

“Mudah-mudahan semua bisa kembali. Saya juga tidak bisa menjamin karena mas­ing-masing juga punya sikap. Tapi saya sih percaya kalau semua pemain bisa memilih Persib menjadi prioritas utama,” ucap Atep belum lama ini.

Baca Juga :  Seribu Lilin dari Bogor untuk Para Korban Jiwa Stadion Kanjuruhan

Kekuatan pemain Persib 2015 adalah kekuatan yang sudah di bangun dua musim sebelumnya oleh pelatih Jajang Nurjaman.

Rasa kekeluargaan dan kebersamaan yang cukup erat diprediksi bakal menjadi alasan kuat pamain untuk kembali bersatu.

“Di dalamnya juga kan ada Pak Umuh Muchtar yang selalu merangkul kami. Bu­kan kami hutang budi, tapi memang hati kami untuk Persib dengan kesolidan di dalam dan luar lapangan. Semuanya, saya yakini seperti itu,” bebernya.

Baca Juga :  Gubernur Jabar Sampaikan Duka Mendalam Tragedi Kanjuruhan

Manajemen Persib rencananya bakal memberikan kontrak baru untuk seluruh pemain Persib 2015, jika penyelenggaraan PIS jadi terlaksana.

Selepas pemutu­san kontrak pada 15 Mei lalu, kontan para pemain men­ganggur. Atep cu­kup meyakini bila kawan-kawannya sangat mempu­nyai keinginan untuk kembali menjalin ber­sama menopang kekuatan untuk Maung Bandung.

“Wa l aupun kita baru dipu­tus kontrak jadi belum tentu akan tetap utuh. Karena free trans­fer, jadi masing-mas­ing pemain ada hak untuk memilih, tapi saya yakin pemain ada hati buat Persib, mereka akan siap untuk membela,” pungkas­nya.

(Imam/net)