810715_09325810062015_gatotJAKARTA, TODAY — Mutasi besar-besaran terjadi di lingkungan per­wira tinggi. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo merombakan jajaran internal TNI. Sejumlah pos strategis di Angkatan Darat (AD) mengalami rotasi.

Pos Pangkostrad yang di­jabat Letjen Mulyono diberikan kepada Mayjen Edy Rachmay­adi. Edy sebelumnya menjabat sebagai Pangdam I Bukit Barisan.

Perubahan juga terjadi di tu­buh Kopassus. Danjen Kopas­sus Mayjen Doni Monardo digeser menjadi Pangdam Pattimura. Posisi Doni Mo­nardo sebagai orang nomor satu di Kopassus diisi oleh Brigjen Mu­hammad Herindra. Nama terakhir sebelum ini menjabat sebagai Kas­dam III/Siliwangi.

Posisi Kepala Pusat Peneran­gan TNI tak lagi diemban Mayjen Fuad Basya. Jenderal bintang dua itu sudah memasuki masa pen­siun. Posisi Mayjen Fuad Basya digantikan Mayjen Endang Sodik. Jenderal bintang dua itu sebelum­nya menjabat sebagai Perwira Staf Ahli Tk III Bidang Banusia Pangli­ma TNI. “Saya sudah saatnya pen­siun,” ujar Fuad, Senin (27/7/2015).

Baca Juga :  Nahas, Petugas Damkar Dibacok Begal, Motor Dibawa Kabur

Mayjen Endang akan menjadi orang terdepan terkait pemberian informasi mengenai TNI. Dia nanti­nya juga akan berkoordinasi den­gan Dinas Penerangan yang ada di masing-masing matra.

Pangdam Jaya Kosong

Jabatan strategis lain yang bergeser adalah Pangdam Jaya Mayjen TNI Agus Sutomo menjadi Komandan Kodiklat TNI AD. Siapa pengganti Agus?

Dalam surat keputusan Pan­glima TNI nomor Kep/593/VII/2015, Senin (27/7/2015), Mayjen TNI Agus menggantikan posisi Letjen TNI Lodewijk Freidrich Paulus yang pensiun. Namun dalam surat itu, tak tercantum nama pengganti Agus sebagai Pangdam Jaya yang baru.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Fuad Basya saat dikonfirmasi soal surat keputusan tersebut membenarkan. Namun dia belum bisa menyebut­kan siapa yang akan mengisis po­sisi Pangdam Jaya. “Memang benar ada pergeseran. Tapi soal itu (Pan­gdam Jaya) saya tidak hapal naman­ya satu per satu. Nanti akan dikirim rilis lengkapnya, soalnya banyak,” terang Fuad.

Baca Juga :  Ternyata Ini Penyebab Telah Haid yang Perlu Diketahui

Total ada 85 nama di dalam surat tersebutu yang mengalami pergeseran jabatan. Mulai dari posisi Wakasad sampai Danjen Ko­passus bergeser. Namun tidak ter­cantum nama yang menjadi Pang­dam Jaya.

Ada informasi menyebut, po­sisi itu masih dikosongkan karena ada nama-nama calon yang masih digodok. Dikonfirmasi soal ini, Fuad belum mau berkomentar banyak dan berjanji akan mem­berikan informasi lebih lengkap dalam rilis.

Markas Besar (Mabes) TNI mengeluarkan telegram rahasia (TR) berisikan pergantian jabatan di 3 matra TNI yaitu TNI Angka­tan Darat (AD), TNI Angkatan Laut (AL) dan TNI Angkatan Udara (AU).

Dalam rilis yang diterima dari Pusat Penerangan TNI, Senin (27/7/2015), terdapat 84 perwira TNI yang berganti jabatan. Hal ini sesuai dengan Keputusan Pangli­ma TNI Nomor: Kep/593/VII/2015 tanggal 25 Juli 2015, tentang pem­berhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.

(Yuska Apitya Aji)