Untitled-11Euforia program Sejuta Rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo, membuat sejumlah pengembang mulai membangun kompleks hunian berharga terjangkau di sejumlah tempat. Tak terkecuali di Bogor, sejumlah developer pun menyerbu dengan ribuan unit rumah murah yang ditujukan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Seperti apa dan di mana saja lokasinya?

Oleh : Apriyadi Hidayat
[email protected]

Bintaro dan Cibubur boleh menjadi lo­kasi favorit para calon pembeli rumah. Fasilitas pendukung yang terus tumbuh membuat nilai properti di kedua lokasi kian melambung. Akan tetapi jangan abaikan Bogor dari daftar lokasi pilihan Anda. Bogor juga menyediakan ribuan rumah bersubsidi un­tuk para calon pemilik rumah.

Sebut saja PT Indo Bangun Gemilang yang mengembangkan perumahan Permata In­dah di Jalan Raya Ciomas, Kabupaten Bogor. Pihaknya membangun sedikitnya 500 unit rumah. Ada juga PT Ambar Graha Sejahtera yang menawarkan perumahan Ambar War­ingin Elok dan Ambar Kemang Regency di Cibinong Serta Parung dengan jumlah 400 unit. Tak ketinggalan PT Mitra Kurnia Persada Nusantara pengembang Taman Ria Persada di Cileungsi yang membangun 200 unit.

 Staf Marketing PT Ambar Graha Sejahtera, Muhamad Rusli Maulid, mengatakan bahwa rumah bersubsidi Am­bar Waringin Elok sudah habis terjual, kini pihaknya menye­diakan 400 unit rumah untuk di Ambar Kemang Regency.

“Ambar Kemang Regency Perumahan yang berlokasi di Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, Parung, ini mena­warkan rumah tipe 22 dengan luas 60 meter persegi. Rumah tipe ini dijual dengan harga Rp126.500.000,” jelasnya.

Rusli menuturkan, peruma­han ini sangat potensial untuk para karyawan yang bekerja di perusahaan di kawasan Bogor. Namun calon pembeli dari Jakarta, seperti Lebak Bu­lus, juga memiliki minat besar terhadap perumahan ini.

Baca Juga :  Keren, Karya Batik FridAulia Indonesia Tampil di Melbourne Australia

Untuk memiliki rumah di lokasi ini, Anda harus memba­yar uang muka Rp 1.500.000 dan booking fee Rp1.500.000. Siapkan dana sekitar Rp6.500.000 untuk biaya su­rat-surat dan pajak, serta bi­aya proses KPR dan angsuran pertama sekitar Rp2.500.000.

Secara total, Anda harus membayar biaya awal seki­tar Rp12.000.000 dan dapat dicicil maksimal 6 bulan. Se­lain dilewati oleh angkutan umum, lokasi perumahan ini juga dekat dengan stasiun commuter line Bojong Gede, akses tol Sentul serta pusat perbelanjaan, seperti Rama­yana dan Robinson

Sementara itu, demi mem­bantu masyarakat membeli rumah pada saat ekonomi se­dang lesu seperti sekarang, Elang Group menawarkan kemudahan pembayaran. Se­rupa dengan pengembang lainnya, Elang Group mem­berikan bantuan berupa sub­sidi uang muka hingga hanya nol persen.

Cukup membayar tanda jadi alias booking fee senilai Rp5 juta, masyarakat sudah bisa menandatangani akad perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) sekaligus memiliki rumah tipe 36 meter persegi dengan luas lahan 72 meter persegi.

Berbeda dengan pengem­bang lainnya yang masih membebani biaya-biaya ad­ministrasi macam provisi kredit pemilikan rumah (KPR), bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), izin mendirikan bangunan (IMB), dan bea balik nama (BBN), El­ang Group justru menggratis­kan semua kewajiban itu.

“Kami memberikan kemu­dahan kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah untuk dapat memiliki rumah, bekerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN). Apalagi di tengah-tengah kondisi ekonomi yang lesu seperti saat ini,” ujar CEO Elang Group Elang Gumilang.

Baca Juga :  Keren, Karya Batik FridAulia Indonesia Tampil di Melbourne Australia

Menurut Pria lulusan Insti­tut Pertanian Bogor (IPB) ini, ketentuan membayar tanda jadi Rp5 juta ini berlaku un­tuk semua proyek peruma­han komersial yang mereka kembangkan dengan harga di bawah Rp 500 juta per unit.

Promosi uang muka nol persen sukses menempatkan Elang Group sebagai pengem­bang dengan kontribusi tert­inggi terhadap kredit konsum­si BTN di Bogor, Tangerang, dan Depok.

Marketing Manager Elang Group, Azhary Husni, menam­bahkan, kemudahan pemba­yaran ini berlaku sejak 1 Mei 2015 dan akan berakhir pada 31 Desember 2015. Namun, jika antusiasme masyarakat tinggi, akan diperpanjang hingga tahun 2016. “Ini sekali­gus sebagai bentuk penegasan dari visi Elang Group untuk menyejahterakan masyarakat melalui pembangunan ru­mah,” tutur Azhary.

Azhary mencontohkan, rumah Taman Griya Asri Cile­but tipe 36/72 yang dibande­rol Rp 200 juta bisa dicicil sebesar Rp 1,8 juta per bulan dengan masa tenor 20 tahun. Sementara jika konsumen in­gin mempersingkat masa ten­or menjadi 15 tahun, maka bi­aya angsuran menjadi Rp 2,1 juta per bulan. “Karena kami bekerja sama dengan BTN, suku bunga yang ditetapkan cukup ringan, yakni hanya 10,5 persen hingga 11 persen untuk rumah dengan harga di bawah Rp 500 juta,” im­buh Azhary.

Sementara untuk masyarakat yang berminat membeli rumah komersial di atas harga Rp 500 juta, El­ang Group menawarkan uang muka 5 persen hingga 10 pers­en dengan suku bunga khusus 9 persen. (*)