Untitled-10BULAN ramadan selalu dimanfaatkan sebagian orang untuk mengais rezeki lebih dari orang lain. Karena, banyak orang yang berkecukupan lebih memberikan sedikit rizkinya untuk membantu sesama.

GUNTUR EKO WICAKSONO
[email protected]

Hal ini sangat dira­sakan oleh Rah­mat Hidayatulloh (37) salah se­orang pengurus kebersihan di taman pemaka­man umum (TPU) di dae­rah Cimanggu, Warung Legok, Kota Bogor.

Rahmat mengaku meneri­ma rezeki tambahan pada saat menjelang dan pelaksanaan ibadah puasa.

Baca Juga :  11 Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda, Nomor 4 Harus Dihindari

Keseharian, kata dia hanya mendapatkan gaji saja yang nilainya tidak seberapa. Na­mun adanya moment di bulan ramadan mendapatkan rezeki tambahan dari para peziarah.

“Kalau hari besar seperti ini, saya sering dapat rezeki dari para peziarah,” ungka­pnya.

Walaupun pekerjaan yang dijalaninya terasa berat, na­mun dengan banyaknya pezia­rah dan uang tambahan diper­olehnya semua dikerjakan dengan senang.

Tak hanya dirinya yang meraup untung dari para pe­ziarah yang datang. Juru parkir Angga Herdiansyah (23), men­gaku juga menikmati hasil dari para peziarah.

Baca Juga :  Kementerian Agama Tetapkan Skenario Umrah di Masa Pandemi

“Sambilan mas lumayan uangnya buat tambah-tambah. Diluar dari saya berdagang di warung,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bulan ramadan merupakan bulan yang ditunggu, karena selain mendapatkan pekerjaan tambahan juga memberikan rizki yang berlimpah.

“Ya lumayan bisa buat beli baju lebaran dan bantu orang tua,” tandasnya. (*)