alfian mujani 240INI nasihat untuk para penikmat mall, plaza, dan toko menjelang Lebaran. “Orang yang paling mam­pu membahagia­kan dirinya adalah orang yang ter­biasa melihat dan menikmati apa yang dimilikinya sendiri. Bukan orang yang selalu melihat apa yang dimiliki orang lain.” Kaidah ini bisa mengendalikan syahwat belanja kita.

Jika yang kita usahakan dan cari itu ke­butuhan primer, sebetulnya sudah lebih dari cukup. Kalau yang dicari dan diusahakan un­tuk pemuas keinginan, berapapun kekayaan yang kita miliki tak akan pernah memuas­kan. Pasti selalu kurang.

Mumpung masih bulan suci Ramadhan, mari kita belajar menghentikan kebiasaan mempersepsi kemuliaan berdasarkan ke­kayaan, jabatan yang kita duduki, dan pres­tasi duniawi yang kita raih selama ini. Hen­tikan kebiasaan membanding-bandingkan apa yang kita miliki dengan apa yang dimiliki orang lain. Syukuri apa yang ada dan jalani apa yang pantas kita jalani sendiri.