BTM-(4)BOGOR TODAY – Janji sidak yang diucapkan Camat Bogor Tengah, Rakhmawati, terkait bau busuk yang dikeluhkan warga sekitar Bogor Trade Mal (BTM), batal dilakukan. Tak jelas alasan apa yang mem­buat camat wanita itu batal menyidak mal yang berlokasi tak jauh dari Kantor Walikota Bogor itu. Kabar berkembang, ada oknum keca­matan yang menerima sawer dari manajemen mal. Benarkah?

Dikonfirmasi kemarin, Camat Bogor Utara, Rakhmawati, mem­bantah bahwa ada oknum pegawai kecamatan yang doyan meneri­ma duit sawer dari mal tersebut.

Jebolan STPDN itu juga mengatakan, dirinya batal melakukan si­dak ke mal BTM kemarin dikarenakan penuhnya agenda kunjungan. “Saya aja baru pulang habis mendampingi pak Wali monitoring pasar anyar dan tadi siang juga saya ada acara di Kelurahan Ciwaringin,” ungkapnya.

Rakhmawati juga menambahkan pihak kecamatan sudah mem­berikan instruksi ke kelurahan terkait keluhan warga mengenai bau tak sedap yang diakibatkan oleh rusaknya Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). “Saya sudah perintahkan lurah untuk mengecek kembali masih ada tidak warga yang mengeluh tentang bau yang tak sedap soalnya memang laporan warga tentang bau itu sudah dari se­belum puasa,” ujarnya. “Persoalannya kan tentang limbah jadi ya itu tugasnya Lingkungan Hidup. kalau urusan warga ya jadi urusan kami juga. Saya besok tetap cek ke warga masih ada tidak yang mengeluh,” bebernya.

Baca Juga :  Akan Ada Promo Menarik 12.12 Dari Tirta Pakuan Khusus Pemasangan Baru

Lebih lanjut, Rakhmawati mengaku tugasnya hanya bisa mem­fasilitasi jika masih adanya warga yang mengeluh terkait bau tak sedap. “Kita kan wilayah sifatnya hanya bisa memfasilitasi,” tuturnya.

Terpisah, Ketua Komisi C DPRD Kota Bogor, Yus Ruswandi, men­gatakan, pihaknya akan melakukan sidak kembali terhadap mal BTM yang mempunyai masalah dengan rusaknya saluran IPAL tersebut. “Kita akan sidak kembali untuk mengecek apakah sudah diperbaiki saluran IPALnya,” ungkap politikus Golkar itu.

Baca Juga :  Pilot Project PT Believer, Lapas Paledang Kini Punya Instalasi Air Minum Layak Konsumsi Untuk Ruang Tahanan

Politikus yang doyan menyanyi itu juga menjelaskan, pihaknya masih menunggu hasil Lab mengenai air limbah BTM dan dirinya mengaku akan melakukan sidak kembali setelah hasil itu keluar. “Ha­sil Lab nya akan keluar setelah 14 hari kerja baru kita sidak kesana lagi ya,” ujarnya.

Soal perkara IPAL ini, Manager Marketing dan Komunikasi Mal BTM, Sharon Vebrilla, mengaku, pihaknya sudah memperbaiki sal­uran Pengelolaan Air Limbah (IPAL). “Kalau soal kerusakan dan per­baikan sudah selesai tapi kemarin Dinas Lingkungan Hidup meminta penambahan yang harus dilakukan sesuai saran BLH sebelumnya,” kata dia.

(Guntur Eko Wicaksono)