Berita-3BOGOR, Today – Tuntutan para atlet Kota Bogor yang hing­ga kini belum dapat dipenuhi secara menyeluruh. Hal ini diprediksi berdampak pada penurunan pencapaian presta­si pada Pekan Olahraga Daerah (Porda), 2018 mendatang.

Proses yang tidak sesuai harapan menjadi salah satu faktor kekhawatiran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor, pada raihan medali pada Porda men­datang.

Menurut Ketua Umum KONI Kota Bogor Basuki, beru­saha semaksimal mungkin untuk mendorong para atlet yang berprestasi di ajang Porda 2014 lalu agar mendapat­kan pekerjaan sesuai dengan tuntutan mereka kepada Pemkot Bogor.

Baca Juga :  Berikut Kebijakan Minum Alkohol yang Super Ketat Bagi Supporter Piala Dunia Qatar 2022

“Kami berusaha seoptimal mungkin untuk anak-anak yang skala prioritas terlebih dahulu kepada para atlet yang mendapatkan emas, serta perak di Porda 2014 lalu. Ini di­usahakan segera bekerja, tetapi perlu waktu untuk mere­alisasikannya karena prosesnya tidak sesuai dengan yang kita harapkan,” ucapnya.

Baca Juga :  Pemkot Bogor Berikan Bonus 100 Juta Untuk Atlet Peraih Medali Emas di Peparda 2022

Basuki juga kerap kali mendapatakan pesan singkat dari para atlet dan pelatih dari masing-masing cabang olahraga yang mempertanyakan kejelasan mereka yang dipekerjakan sesuai janji pemkot pada Porda 2014 lalu.

“Sampai saat ini belum ada realisasinya, tetapi KONI terus berusaha melalui Wakil Walikota Usmar Hariman, agar komitmen yang sudah disampaikan di balaikota segera dipenuhi,” pungkasnya.

(Imam/net)