HL---AdilJanji Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk memberikan apresiasi kepada atlet berprestasi berupa lapangan pekerjaan dan rumah tinggal yang layak masih belum ada titik terang

Oleh : ADILLA PRASETYO WIBOWO
[email protected]

Sembilan bulan telah ber­lalu dari Pemkot Bogor memberikan janji kepada para atlet berprestasi. Na­mun hingga kini tidak kun­jung ada kabar baik yang sampai di telinga para atlet yang masuk dalam daftar rekomendasi yang disusun oleh Komite Olahraga Nasional In­donesia (KONI) Kota Bogor bersama dengan Kantor Pemuda dan Olah­raga (Kanpora) Kota Bogor.

Banyak atlet yang mulai jengah berulang kali mempertanyakan perkembangan realisasi janji terse­but, namun tetap saja mendapat­kan jaaban serupa. Yakni Pemkot Bogor tengah berkoordinasi dengan jajaran direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terkait ketersediaan kuota lapangan pekerjaan yang bisa diisi oleh para atlet tersebut.

Baca Juga :  KORMI Kota Bogor Raih 9 Juara di 5 Inorga pada Pembukaan FORPROV ke 4 Tahun 2022

Ketua Umum KONI Kota Bogor, Basuki mengaku pihaknya telah mendesak Pemkot Bogor untuk segera merealisasikan janjinya terse­but. Dirinya juga memberikan warn­ing bahwa para atlet berprestasi tersebut besar kemungkinan bakal hengkang memperkuat daerah lain.

“Persoalan ini tidak bisa diang­gap sepele. Pasalnya para atlet yang telah berjuang mengharum­kan nama Kota Bogor hingga ke tingkat dunia merasa diabaikan. Bisa saja mereka tergiur dengan pinangan dari daerah lain yang bisa memenuhi kebutuhannya. Kalau su­dah seperti itu, KONI tidak bisa ber­buat apa-apa lagi,” katanya, Senin (24/8/2015).

Lebih lanjut dikatakannya, KONI tidak mungkin bisa memberikan lapangan pekerjaan kepada para atlet. Saat ini yang bisa dilakukan oleh KONI Kota Bogor adalah men­jalankan strategi penjagaan dan pembinaan atlet serta melakukan penjaringan bibit atlet.

Baca Juga :  NPCI Dukung Atlet Paralympic Raih Juara Umum pada Paperda VI Jabar

Menyikapi hal tersebut, Wakil Walikota Usmar Hariman juga be­lum memberikan titik terang yang baik bagi para atlet. Namun, pi­haknya sedang mengupayakan janji apa yang sebelumnya dijanjikan pemkot. “Saat ini Pemkot, dan KONI sedang merumuskan para tuntutan atlet, itu sedang dalam rumusan,” katanya singkat.

Sementara itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari komisi empat HM Idris juga menyayangkan lambannya realisasi pemerintah kota kepada para atlet. Namun, pihaknya terus mendorong agar realisasi tuntutan para atlet bisa dipenuhi.

“Kita harus mempertahankan para atlet berprestasi untuk tetap memperkuat Kontingen Kota Bogor. Bukan hal yang tidak mungkin juga mereka akan membela daerah lain jika itu tidak direalisasikan. Kami juga akan mendorong Pemerintah Kota agar semua permasalahan ini bisa segera selesai,” tegasnya. (*)