Untitled-8Berikan anak-anak Anda area artistik di kamar mereka dengan menggunakan papan tulis di dinding. Papan tulis ini bisa mengalihkan perhatian anak-anak untuk kreatif menggambar di atas permukaannya ketimbang di tembok ruangan.

Oleh : Apriyadi Hidayat
[email protected]

Papan tulis juga bisa di­aplikasikan di banyak tempat lain yang biasa Anda jadikan untuk menuliskan memo atau catatan tertentu. Menerapkan papan tulis bisa jauh lebih menarik daripada lukisan dinding.

Namun, sebelum memu­lai sendiri mengecat dinding untuk menjadikannya papan tulis, ada baiknya Anda mem­perhatikan langkah-langkah berikut.

Beli sesuai kebutuhan

Salah satu masalah banyak orang saat mengecat sendiri dinding untuk papan tulis ada­lah kurangnya cat. Pastikan Anda tahu berapa banyak atau berapa besar ukuran dinding yang Anda butuhkan sebelum mulai mengecatnya.

Siapkan dinding

Tidak masalah jika Anda menginginkan sebagian ke­cil atau seluruh dinding un­tuk dijadikan papan tulis. Namun, permukaan dind­ing harus lebih dulu diber­sihkan. Hapus semua tanda yang ada di dinding. Buat penanda bagian mana saja yang ingin Anda cat.

Penting untuk mengampe­las daerah yang akan dicat untuk menghasilkan permu­kaan dinding yang halus. Buat tindakan pencegahan untuk melindungi daerah sekitarnya dari cipratan ataupun tetesan cat papan tulis. Gunakan plest­er lukisan dengan yang baik untuk menutupi daerah yang Anda tidak ingin dicat.

Isi setiap celah

Sebelum Anda mengecat dinding, Anda harus mengisi setiap celah atau lubang kecil. Lakukan ini dengan drywall filler, dempul kayu, atau peng­isi celah lainnya sesuai dengan permukaan dinding yang akan Anda cat. Tunggu sampai men­gering sebelum mengampelas dinding dan membersihkan residunya.

Aduk cat hati-hati

Cat papan tulis sangat rentan untuk rusak jika Anda aduk ter­lalu keras. Gunakan kuas dan pindahkan cat hati-hati di dalam kaleng. Saat Anda mengaduk terlalu keras akan menyebabkan permukaan dinding papan tulis pecah saat digunakan.

Terapkan cat

Mulailah mengecat dari tengah area. Kerjakan dengan konsisten dan pastikan bahwa Anda mengecat seluruh bagian yang sudah ditandai.

Gunakan cat dengan jumlah yang banyak pada kuas Anda, tapi jangan langsung men­empelkannya pada dinding. Tunggu cat tersebut berhenti menetes untuk menjaga per­mukaan tetap halus.

Namun, jika mengecat pada permukaan yang besar, Anda akan membutuhkan nap roll­er. Untuk itu, gunakan yang ukurannya pendek.

Jangan menekan terlalu keras dan hindari garis yang sudah ditandai. Sapukan rol tersebut pada sudut yang ber­beda untuk menghaluskan per­mukaan.

Perlu diketahui, pertimbang­kan menggunakan primer ber­warna sebagai lapisan dasar. Ini akan membantu cat papan tulis menutupi lebih baik dan mengu­rangi jumlah lapisan.

Biarkan kering

Setelah cat telah diterapkan pada dinding, Anda harus men­unggu tiga hari sebelum Anda menggunakannya. Hal ini pent­ing, karena bagian dalam cat perlu waktu mengeras sebelum digunakan untuk menulis di atasnya.

Siapkan kapur

Setelah benar-benar ker­ing, sapukan kapur ke seluruh permukaan. Biarkan kapur ini selama beberapa detik, kemu­dian dihapus.

Setelah Anda melewati pros­es ini, cat siap untuk digunakan sebagai papan tulis. Hati-hati membaca label cat dan instruk­si lain yang mengiming-imingi keefektifan dalam membersi­hkan, penggunaan, dan peng­hapusan papan tulis dengan mudah.

Cat papan tulis dapat digu­nakan pada kaca, lemari, pot tanah liat dan aksesoris lainnya di sekitar rumah. (KPS)