MullerJERMAN akan mendapat ujian berat dari Skotlandia yang tak terkalahkan dalam enam laga. Mesut Ozil optimistis Jerman mampu menakluk­kan Skotlandiauntuk kian mendekatkan diri menuju Euro 2016

Oleh : ADILLA PRASETYO WIBOWO
[email protected]

Jerman akan melakoni pertandingan kompetitif pertamanya setelah menang 1-0 atas Argentina di final Piala Dunia. Sejak saat itu, Philipp Lahm, Per Mertesacker, dan Miroslav Klose telah me­nyatakan diri untuk pensiun. Jerman pun memulai era baru di mana pemain muda memegang kendali.

Kendati begitu, era baru Der Panzer sepertinya ti­dak diawali dengan kesan bagus. Mereka harus menel­an kekalahan 4-2 dari Argentina di uji coba internasi­onal dan selanjutnya akan menghadapi Skotlandia yang tak terkalahkan dalam enam laga terakhir. Joachim Low sadar akan hal itu dan ia memberi peringatan pada skuat muda Jerman.

“Skotlandia tak memiliki masalah dalam persiapan mereka. Mereka memiliki mental pemain Inggris, tapi tidak bermain dengan gaya Inggris. Mereka berusaha memainkan sepakbola yang bagus, tapi masih bisa terorganisasi. Mereka akan sangat termotivasi, men­gandalkan fisik dan mereka akan banyak berlari dan mereka juga bagus dalam satu lawan satu. Kami tahu mereka tim bagus, laga ini akan sulit buat kami,” kata Low

Baca Juga :  PWI Kota Bogor Berangkatkan 10 Wartawan Dalam Seleksi Porwanas Tingkat Jabar

Selepas menakukkan Polandia dengan skor meya­kinkan 3-1, playmaker Jerman Mesut Ozil langsung me­nyasar kemenangan di laga selanjutnya melawan Skot­landia pada Senin (7/9/2015) mendatang.

Armada Joachim Low terus mendekatkan diri menuju Prancis setelah dua gol Mario Gotze plus sebiji gol Thomas Muller ke gawang Polandia mampu men­gangkat posisi mereka ke puncak Grup D dalam kualifi­kasi Euro 2016.

Ozil pun percaya diri Jerman akan terus melanjut­kan performa positifnya itu dengan mengatasi Skot­landia yang baru saja menelan kekalahan mengejutkan 1-0 kontra Georgia pada awal pekan depan.

“Saya rasa kami pantas berada di puncak grup. Kini, kami harus melangkah maju lagi pada Senin men­datang. Kami tahu laga tersebut akan sulit karena Skot­landia akan bertarung habis-habisan sepanjang 90 me­nit. Namun jika kami mampu menunjukkan kualitas, saya jamin Skotlandia tidak akan mampu menghenti­kan kami,” ujar Ozil.

Baca Juga :  PWI Kota Bogor Berangkatkan 10 Wartawan Dalam Seleksi Porwanas Tingkat Jabar

Sementara itu, pelatih Skotlandia, Gordon Strac­chan, tak ingin besar kepala walau timnya tampil memukau dalam laga kontra Kroasia, Norwegia, dan Polandia. Ia juga tak memedulikan kekalahan Jeman dari Argentina karena menurutnya, skuat Jerman tetap skuat juara.

“Kami telah mendengar banyak orang membicara­kan kekalahan Jerman, tapi itu tak berdampak pada kami. Ini akan jadi laga kompetitif pertama Jerman setelah jadi juara dunia dan kami tahu apa yang kami persiapkan. Ya, mereka memang baru kehilangan be­berapa pemain karena pensiun, tapi kami tetap akan menghadapi tim kelas atas dari Jerman,” ujar Strac­chan.

Jerman akan menghadapi Skotlandia tanpa beber­apa pemain andalan mereka seperti Bastian Schwein­steiger, Sami Khedira, Mesut Ozil, dan Julian Draxler. Kondisi Matthias Ginter dan Benedikt Howedes pun masih 50-50.

Sama halnya dengan Skotlandia, mereka harus bermain tanpa Christophe Berra, Andrew Robertson, dan Graham Dorrans. Darren Fletcher akan mengena­kan ban kapten karena Scott Brown mengalami cedera hamstring.