taman-topi-(24)BOGOR TODAY – Pemkot Bogor beren­cana akan mengubah kawasan Plaza Kapten Muslihat atau dikenal Taman Topi menjadi Central Park, yang ter­integrasi dengan Stasiun Bogor.

“Rencananya akan dibangun ta­hun 2016 dan rampung tahun 2017 mendatang,” ujar Kepala Bappeda Kota Bogor, Suharto, kemarin.

Selain terintegrasi dengan Stasiun Bogor, taman seluas 23750 m2 ini juga akan ditunjang dengan fasilitas seperti pusat jajanan dan tempat parkir bawah tanah. Terkait besaran anggaran yang dibutuhkan untuk membangun Cen­tral Park, Usmar menyebutkan, nilain­ya mencapai Rp235 miliar. “Taman ini akan dibangun oleh pihak ketiga. Dari penghitungan, butuh anggaran sebe­sar Rp235 miliar,” kata Harto.

Baca Juga :  Mengaku Sebagai Anggota Polisi, Pria di Bogor Diamankan

Namun demikian, Pemkot Bogor masih mencari pihak investor untuk merevitalisasi taman tertua di Kota Bogor ini. “Kami sudah menawarkan kepada PT Exotica. Syukur-syukur pe­rusahaan itu mau,” canda Harto.

Mengingat perjanjian kerjasama pengelolaan Plaza Kapten Muslihat antara pemkot dengan PT. Exotica akan berakhir tahun 2018 mendatang. Karenanya, Pemkot Bogor akan kem­bali menawarkan kepada perusahaan tersebut untuk mengelola Central Park. Pemkot Bogor sendiri, lanjutnya, saat ini telah melakukan penilaian me­lalui tim appraisal. Berdasarkan pe­nilaian, aset yang ada di Taman Topi dan Ade Irma Suryani itu sebesar Rp174 miliar.

Baca Juga :  Tingkatkan Pelayanan, Perumda PPJ Kota Bogor Berencana Buka Pasar di Tanah Baru 

(Guntur Eko Wicaksono)