edgarBOGOR TODAY – Edgar Suratman dilanda resah. Kadisdik Kota Bogor itu gundah gulana lantaran beredar surat pungutan sumbangan kurban kepada para pelajar.

Ditemui di ruangannya, Edgar mengatakan, pihaknya akan menegur pihak sekolah yang memberikan surat edaran sumbangan kurban yang disertai nominal. “Itu kan namanya sum­bangan seharusnya seikhlasnya. Ya istilahnya sumbangan sukarela tanpa tekanan (susu tante) dan tidak harus dicantumkan nominalnya semampunya saja, laporkan saja ke kami bagi yang berkeberatan nanti akan saya tegur seko­lahnya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bapenda Optimis PAD Kota Bogor Meningkat Saat Diberlakukan UU HKPD

Lebih lanjut, calon Sekda Kota Bogor itu juga mengatakan, pihaknya memang memper­bolehkan penarikan sumbangan untuk qurban. Namun, dengan syarat tidak memberatkan orang tua siswa dan juga tidak disertai dengan nominal. “Kalau disertai nominal itu kan sifat­nya sudah mewajibkan lain hal kalau misalnya seikhlasnya tanpa disertai nominal itu tidak akan memberatkan,” tegasnya.

Edgar juga mendukung langkah sekolah yang bagus dengan tujuan untuk menyumbang dan membantu lingkungan sekitar dari hewan kurban. “Programnya bagus, saya selalu du­kung tapi kalau misalnya hal itu memberatkan orang tua siswa, ya itu saya kurang setuju,” be­bernya.

Baca Juga :  Jokowi Bagi-bagi Sembako ke Pedagang dan Masyarakat di Pasar Gunung Batu 

Edgar menjelaskan untuk orang tua siswa yang merasa keberatan dengan sumbangan qurban yang dicantumkan nominal dapat men­ghubungi pihak disdik agar dapat ditindak lan­juti. “Lapor saja ke dinas kalau yang merasa keberatan biar bisa didata dan ditindak lanjuti oleh kami,” pungkasnya.

(Guntur Eko Wicaksono)