49persibBANDUNG, Today – Pelatih PERSIB Djadjang Nurdjaman memastikan timnya semakin siap menghadapi Pusamania Borneo FC pada pertand­ingan putaran pertama babak Dela­pan Besar Piala Presiden 2015.

Menu latihan yang diberikan Djad­jang kepada anak asuhnya sudah me­masuki tahapan akhir, dengan diberi­kannya latihan taktik dan strategi.

Seperti pada latihan Kamis (17/9/2015) pagi, Maung Bandung mulai menurunkan intensitas lati­han. Hal itu dilakukan menjelang keberangkatan tim ke Samarinda, Jumat (18/9/2015).

“Persiapan sampai hari ini hampir rampung, artinya sudah mempersiap­kan latihan taktik strategi sekaligus melakukan game internal untuk per­siapan terakhir. Latihan hari ini ringan saja,” kata Djadjang usai melatih.

Pelatih yang karib disapa Djanur ini mengatakan, sejuah ini timnya terus mematangkan antisipasi seran­gan lawan yang cukup bagus dari bo­la-bola mati. Selain kecepatan yang dimiliki beberapa pemain yang saat ini memperkuat PBFC, seperti Pa­habol atau Boaz Salossa.

“Ya kita antisipasi dari segi per­mainan mereka, dari cara mereka membuat gol, pemain kunci sudah kita antisipasi. Bola mati, juga kita antisipasi,” ucapnya

Terkiat pemain, ia memilih se­banyak 18 pemain yang dibawa ke Samarinda, untuk menghadapi Pusa­mania Borneo FC pada babak Dela­pan Besar Piala Presiden 2015 di Sta­dion Segiri, Minggu (20/9/2015).

Sementara lima pemain yang akan ditinggal di Bandung adalah Shahar Ginanjar, Dedi Kusnandar, Taufiq, Mu­hammad Ridwan dan Rudiyana. Menu­rut Djadjang, pemain yang diboyong adalah mereka yang siap tampil.

“Yang berangkat adalah pemain yang siap. Kita bawa 18 pemain dan lima pemain ditinggal di Bandung,” kata Djadjang di Mess PERSIB, Kamis (17/9/2015).

Rencananya tim akan berangkat ke Kalimantan, dari Bandara Hu­sein Sastranegara, Bandung pukul 9.00 WIB dan akan bertolak dari Mes PERSIB pukul 07.00 WIB. Ren­cananya, saat di Samarinda, tim akan melakukan latihan satu kali uji coba lapangan.

“Besok berangkat, ada satu kali latihan di sana (Samarinda) sekalian uji coba lapangan,” ucapnya.

Tak Diuntungkan

Pelatih PERSIB Djadjang Nurdja­man tidak merasa diuntungkan den­gan kemungkinan absennya gelan­dang Pusamania Borneo FC, M. Roby saat tampil di Stadion Segiri, Sa­marinda, Minggu (20/9/2015) malam.

Menurut Djadjang, sebagai satu tim yang kompak, Pusamania masih mempunyai stok pemain lain yang dapat mengisi posisi M. Roby. Pe­main lain pengganti, dinilai Djadjang akan mempunyai kekuatan dan cu­kup andal.

“Kalau saya melihatnya tim, jika ada satu atau dua pemain yang cedera, pasti saya memandangnya tim. Menu­rut saya cukup banyak pemain yang berkualitas,” kata Djadjang.

Djadjang mengatakan, tidak adan­ya M. Roby pun masih dapat ditutup perannya oleh Pahabol. Pemain yang dipinjam dari Persipura Jayapura ini akan banyak membantu seran­gan Pusamania dengan kemampuan yang dimilikinya, ditambah adanya Boaz Salossa di depan.

“Masih banyak pemain berkuali­tas di sana. Apalagi di depan, ada Pahabol atau Boaz. Banyak sekali materi pemain yang bagus. Jadi se­cara tim mereka masih kuat,” pung­kasnya.

(Imam/net)