foto-persib-bandung-vs-arema-malang-di-kanjuruhan-2015-persahabatan-JAJANG-NURJAMAN-SIM_5094vBANDUNG, Today – Persib Bandung datang ke Samarinda dengan misi meraih hasil positif atas Pusamania Borneo FC.

Bermodalkan 18 pemain, Jajang Nurjaman bertolak dari Bandara Hu­sein Sastranegara, Jumat (18/9) pagi.

Pelatih asal Majalengka itu pun mengatakan dia sudah mengantongi kekuatan sang lawan dan akan men­gantisipasi gempuran Boaz Solossa dan kawan-kawan.

Janur mengaku timnya sudah siap tempur dan membawa oleh-oleh minimalnya hasil seri ke Bandung.

“Ya kita antisipasi semua ya, dari segi permainan mereka, dari cara mereka membuat gol atau pemain kuncinya. Ya kita gali untuk cari kekuatan itu dan sudah kita antisi­pasi,” ujarnya.

Djanur sudah mencermati skema serangan PBFC melalui open play maupun situasi set piece. Menurutnya bisa saja skuat arahan Iwan Setiawan itu mengandalkan bola mati ketika pa­sokan bola dari permainan terbuka se­lalu mentah di kaki pemain bertahan Persib. Dia pun mengingatkan pasu­kannya untuk tidak ceroboh terutama di sekitar kotak penalti sendiri.

“Itu juga kami antisipasi, kita ha­rap main disana wasit netral kemu­dian yang lain juga kita antisipasi lah. Terutama untuk lini belakang harus banyak hati-hati jangan banyak pelanggaran,” tuturnya.

Baca Juga :  Sentul Sirkuit Kembali Gelar Ajang Balap Vespa

Mengenai daya gedor PBFC yang berbahaya dengan hadirnya pemain berkualitas, Janur lebih melihat la­wan sebagai satu unit yang tidak mengandalkan seorang pemain.

Meski disana berdiri Boaz So­lossa, Srdan Lopicic atau Ferinando Pahabol, namun pelatih 57 tahun itu tetap mewaspadai pemain lain termasuk amunisi yang masuk dari bangku cadangan.

“Kalau saya lihatnya sebagai tim. Mereka itu tim yang solid, dengan ma­teri pemain yang cukup banyak. Ada pemain lain terutama di depan, ter­masuk Pahabol dan pemain lain yang sudah jadi bagian di tim,” tukasnya.

Tanpa Tiga Pilar Penting

Pelatih Persib Bandung, Djad­jang Nurdjaman membawa 18 orang pemain saat bertandang ke markas Pusamania Borneo FC (PBFC) dalam babak perdelapan final Piala Pres­iden 2015.

Tiga pilar penting Persib, Dedi Kusnandar, M. Ridwan dan Taufiq tak dibawa ke Samarinda.

Baca Juga :  PWI Kota Bogor Berangkatkan 10 Wartawan Dalam Seleksi Porwanas Tingkat Jabar

Dalam laga yang bakal digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Kaliman­tan Timur, Minggu (20/9/2015) nanti, Djanur, sapaan Djadjang Nurdjaman ha­rus meninggalkan lima orang pemain.

Dedi Kusnandar, M. Ridwan dan Taufiq terpaksa ditinggal, karena ma­sih menderita cedera saat berlaga di babak penyisihan Piala Presiden.

Sementara Shahar Ginanjar dan Rudiyana tak dibawa karena Maung Bandung memiliki pemain yang lebih siap di posisi mereka.

“Kita pergi dengan 18 pemain. Art­inya pemain yang dibawa merupakan pemain yang siap untuk diturunkan. Beberapa di antaranya masih dibekap cedera,” kata Djanur saat ditemui di Mess Persib, Kamis (17/9/2015).

Meski berlaga di markas PBFC, Djanur optimis bisa meraih kemenan­gan di kandang Hamka Hamza Cs. Menurut dia, dengan skuat yang seka­rang, tim berjuluk Maung Bandung itu mampu membungkam tuan rumah.

“Saya optimistis bisa meraih ke­menangan, terlebih dengan pemain yang kita miliki. Saya juga memiliki kenangan manis di Stadion Segiri dan belum per­nah kalah,” jelasnya.

(Imam/net)