foto-persib-bandung-latihan-di-sidolig-SIM_2912vBANDUNG, Today – Selama mengikuti fase grup Piala Presiden 2015, kondisi penggawa Persib Bandung belum men­capai performa terbaiknya.

Karena itu, pelatih fisik Yaya Sunarya yakin fisik penggawanya terus mening­kat.

Sejauh ini dia mengaku terus memoles Atep cs agar dapat mencapai penampilan terbaik.

“Saya cukup puas dengan kondisi fisik pemain, tapi memang belum 100 persen, pasti akan ada pengembangan kondisi fisik pemain di Piala Presiden,” tutur Yaya, Minggu (20/9/2015).

Beberapa pemain sempat mengala­mi cidera di antaranya Ilija Spasojevic, Dedi Kusnandar, Supardi Nasir, dan M Ridwan. Namun menurut Yaya, kondisi tersebut bukan karena ketidaksiapan penggawanya.

Dia mengatakan, pemain rentan cedera karena tim hanya punya waktu latihan yang singkat dengan intensitas yang tinggi. Meski begitu hal ini diakuin­ya sudah diantisipasi oleh tim.

Baca Juga :  Sentul Sirkuit Kembali Gelar Ajang Balap Vespa

“Tapi tetap ada banyak faktor lain, seperti kondisi lapangan,” bebernya.

Sebagai contoh, cidera Ilija Spaso­jevic kala melawan Persebaya di fase grup bukan karena kondisi fisiknya yang kurang prima.

Begitu pula dengan pemain yang lainnya, dia mengklaim cidera yang menimpa mereka bukan karena faktor menurunnya kondisi fisik.

“Supardi ketika lompat kemudian kena bola, hilang keseimbangan dan jatuh. Ridwan sepatunya baru dipakai ada strength yang kita nggak tau akan terjadi,” imbuh dia.

Sejauh ini dia memang mengondisi­kan fisik pemain hingga level 80 pers­en. Meskipun belum maksimal, untuk menuntaskan Piala Presiden dia menilai hal itu tak akan jadi masalah.

Baca Juga :  PWI Kota Bogor Berangkatkan 10 Wartawan Dalam Seleksi Porwanas Tingkat Jabar

Jebolan FPOK Universitas Pendidi­kan Indonesia (UPI) ini ogah terlalu gen­car memforsir latihan agar kondisi fisik Atep cs maksimal. Lebih baik secara bertahap namun bisa terhindar dari cedera.

“Kita menghindari faktor cedera pe­main dan kita juga melihat kondisi tim yang lain pun tidak lebih berbeda den­gan kita,” jelasnya.

Dengan kondisi skuatnya saat ini, Yaya tak gentar sekalipun bertemu den­gan lawan yang memiliki waktu persia­pan lebih lama.

“Kita tak perlu khawatir, tidak perlu takut kalaupun kita ketemu tim yang sekelas Bali United atau Arema yang secara kontinu latihan, kenyataannya kita bisa mengh­adapi mereka di ulang ta­hunnya tan­pa goyah,” pung­kasnya .

(Imam/net)