memphis-depay-pagaliau-pasizymejo-premier-lygoje-5606c7f1c1a1dUSAI kalah dari Chelsea beberapa pekan lalu, Arsenal kini menatap laga melawan rival lain­nya yakni Manches­ter United. Laga ini jadi kesempatan The Gunners untuk mengirim pesan nyata sebagai kandidat juara.

Oleh : ADILLA PRASETYO WIBOWO
[email protected]

Arsenal akan men­jamu MU di Emir­ates Stadium, Min­ggu (4/10/2015) akhir pekan ini. Ini jadi laga besar ketiga Arsenal dalam delapan pekan pertama setelah sebel­umnya menghadapi Liverpool dan Chelsea.

Dari dua laga besar terse­but, Arsenal sejauh ini belum memetik kemenangan. Mer­eka berimbang tanpa gol mela­wan Liverpool, lalu takluk 0-2 dari Chelsea. Kekalahan dari Chelsea sendiri diakui paling memberikan pukulan karena mulanya mereka tampil baik. Situasi berubah saat Gabriel Paulista dikartu merah wasit pada menit ke-45, lalu disusul oleh Santi Cazorla di menit ke- 79.

Sejak kekurangan jumlah pemain, Arsenal langsung ke­bobolan oleh Kurt Zouma. Gol bunuh diri dari Calum Cham­bers lantas menegaskan hari buruk mereka. Akhir pekan ini adalah kesempatan untuk Arsenal mulai menyatakan diri sebagai kandidat juara. Tiga poin atas MU yang sedang memuncaki klasemen, dini­lai Alan Smith, eks penggawa ‘Meriam London’, akan jadi sebuah pesan tegas.

Baca Juga :  KORMI Kota Bogor Raih 9 Juara di 5 Inorga pada Pembukaan FORPROV ke 4 Tahun 2022

“Ini adalah sebuah kesem­patan bagus untuk menancap­kan sukses dan menyatakan diri mereka sebagai kandidat juara. Kekalahan dari Chel­sea memang mengecewakan. Hasil itu diselubungi dengan kartu merah, tapi setelah start yang bagus Arsenal tidak ber­main dengan cukup baik. Mer­eka kehilangan momentum dan Chelsea mendominasi,” ujarnya dikutip Sky Sports.

“Tapi Arsenal akan mera­sa, di kandang sendiri, mereka punya kesempatan bagus mel­awan United setelah kemenan­gan besar di Leicester (City). Dan dengan Alexis Sanchez kembali ke performa terbai­knya, ada kesempatan untuk benar-benar didapatkan saat melawan United,” lanjutnya.

Usai kalah dari Chelsea, Arsenal kembali ke trek ke­menangan usai menaklukkan Leicester dengan skor 5-3. Mer­eka sementara ada di urutan empat klasemen dengan nilai 13, tertinggal tiga poin dari MU.

Sejak era Sir Alex Fergu­son hingga kedatangan Louis van Gaal, Manchester United punya rekor pertemuan yang sangat baik atas Arsenal. Bah­kan di banyak kesempatan, Emirates Stadium tetap tak bisa menghentikan dominasi ‘Setan Merah’.

Baca Juga :  Tahun Ini Akan Ada Dua GOR yang Akan Berdiri di Kota Bogor Sebagai Janji Kampanye Wali Kota

MU dapat ujian hebat dalam upayanya mempertah­ankan puncak klasemen, yang baru mereka dapat pekan lalu. Datang menyambangi ke salah satu klub yang dianggap pen­antang juara, The Red Devils layak menyimpan kepercayaan diri yang tinggi. Sejak era Pre­mier League digulirkan, MU lebih unggul atas seterunya itu.

Buat Arsenal, MU adalah klub yang paling sering mem­beri mereka kekalahan. Bah­kan di Emirates Stadium dalam empat pertandingan terakhir yang mempertemukan kedua tim, ‘Setan Merah’ tetap tak terkalahkan.

Modal lain yang dipunya MU adalah penampilan mer­eka yang kian meyakinkan, bu­kan cuma di Premier League tapi juga di Liga Champions. Saat anak didik Louis van Gaal menang 2-1 atas Wolfsburg, skuat besutan Arsene Wenger malah dipermalukan Olympia­kos dengan 2-3.