KONI Waspada

HL---AdilDicoretnya salah satu atlet peraih medali emas di Porda Jabar XII/2014 dari skuat kontingen Jabar untuk PON XIX/2016 makin membuat KONI Kota Bogor berada di zona waspada.

Oleh : ADILLA PRASETYO WIBOWO

Batalnya realisasi janji Pemerintah Kota (Pemkot) Bo­gor untuk mem­berikan pekerjaan layak bagi atlet berprestasi di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berdampak luas. Bah­kan target Kota Bogor menyo­dok posisi tiga besar di Pekan Olahraga Daerah Jawa Barat (Porda Jabar) XIII/2018 teran­cam gagal.

Pasalnya, mayoritas atlet berprestasi Kota Bogor mulai melirik tawaran untuk mem­perkuat daerah lain, bahkan sudah ada beberapa atlet yang tidak memperpanjang kon­trak dengan Pengurus Cabang (pengcab) Cabang Olahraga (Cabor) yang menaunginya. Ada pula yang dicoret dari daf­tar kontingen Jabar di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016.

BACA JUGA :  Timnas Indonesia U-19 Hadapi Timor Leste Malam Ini, Garuda Muda Incar Tiket Semifinal AFF U-19 2026

Ketua Umum Komite Olah­raga Nasional (KONI) Kota Bo­gor, Basuki mengatakan bahwa pihaknya akan segera melaku­kan konsolidasi akbar antara KONI Kota Bogor dengan se­luruh Pengcab Cabor dalam waktu dekat.

“Atlet berprestasi Kota Bogor sudah lama menjadi incaran daerah lain. Mereka tidak segan untuk menawar­kan kesejahteraan bagi atlet itu dengan kadar yang tinggi. Jadi ketika Pemkot Bogor me­nyatakan ketidaksanggupan merealisasikan janji, saya san­gat kecewa sekali,” katanya kepada BOGOR TODAY, Rabu (7/10/2015).

Lebih lanjut dikatakan­nya, KONI Kota Bogor akan selalu berada di garda terde­pan dalam mengawal atlet berprestasi supaya tidak heng­kang. Juga akan terus mende­sak Pemkot Bogor segera melakukan realisasi. “Konsoli­dasi dengan seluruh Pengcab Cabor perlu segera dilakukan, situasi ini perlu segera dicari ti­tik terang. Saat ini sedang kami rundingkan kapan waktu yang tepat,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Piala AFF 2026 Jadi Ajang Pembuktian Kualitas Pemain Domestik Racikan John Herdman

Selama proses itu berlang­sung, KONI Kota Bogor me­minta kepada para atlet ber­prestasi untuk tetap bersabar. “Saya sudah tekankan kepada seluruh Pengcab Cabor, agar jangan sampai para atletnya hengkang, dan mebela daerah lain,” ucapnya.

Lambatnya realisasi janji Pemerintah Kota Bogor ini membuat KONI khawatir. Dirinya pun tidak memungkiri bahwa hampir seluruh atlet berprestasi di Kota Hujan ini mengancam untuk hengkang. “Saya melihat ancaman mer­eka ini tidak sekedar gertak sambal,” pungkasnya. (*)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================