Foto : Kozer
Foto : Kozer

PENYELIDIKAN kasus penganiayaan kuli proyek bangunan proyek eks Pangrango Plaza, yang dilakukan oleh sub kontraktor PT Delta Bangun Kharisma, memasuki babak baru.

RIZKY DEWANTARA
[email protected]

Polsek Bogor Tengah telah melayangkan panggilan resmi terhadap bos subkon tersebut. Namun, petinggi PT Delta Bangun Kharis­ma, malah mangkir.

Kanit Reskrim Polsek Bogor Ten­gah, AKP Edy Santoso, mengaku geram dengan sikap Delta Bangun Kharisma yang tak kooperatif. Selain itu, pihaknya tetap akan memfokus­kan kepada yang bertanggung jawab terkait aksi penganiayaan kuli ban­gunan eks Pangrango Plaza. “Kita masih menunggu kedatangan bos PT Delta Bangun Kharisma ke Polsek Bogor Tengah,” tegasnya.

Baca Juga :  Perempuan di Bogor Akhiri Hidup Dengan Kain Sprei

Menurut Edy, untuk sekarang pihaknya akan memanggil ketua RT setempat juga pihak keamanan PT Delta Bangun Kharisma, untuk di­mintai keterangan. “Kita akan beker­ja semaksimal mungkin untuk men­gungkap masalah penganiayaan ini. Jika memang dipanggil secara baik tak memenuhi, ya kita seret paksa,” kata dia.

Baca Juga :  Konser Swaraya Kebun Raya Dianggap Merusak Budaya dan Kearifan Leluhur, Warganet Curhat ke Jokowi

Edy juga menjelaskan, pen­gacara dari ketiga korban penga­niayaan memang hadir ke Polsek Bogor Tengah untuk meminta Su­rat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP). Ia kem­bali mengatakan, pengacara dari ketiga korban penganiayaan sendiri belum menyampaikan tuntutan ke­pada. “Kalau mau tuntutan nanti jika masalah itu sudah mengerucut,” ungkapnya. “Karena kami masih lakukan pengumpulan alat bukti dan keterangan,” tambahnya. (*)