Untitled-10BARCELONA, Today – Jika kiper kerap diidentikan beker­ja dengan tangan dalam menangkap bola, tidak demikian bagi Marc Andre Ter Stegen. Kiper FC Barcelona ini tercatat sebagai portero yang juga kerap menampilkan keandalan­nya lewat aksi dengan menggunakan kaki. Itu menjadi salah satu kelebihannya.

Faktor itu pula yang menjadi alasan Andoni Zubizarre­ta, mantan Direktur Teknik Bar­celona, merekrut kiper asal Jer­man tersebut. Zubi telah lama memantau Ter Stegen dan tahu akurasinya dalam mengoper bola. Zubi paham, kelebihan Ter Stegen itu sangat dibutuh­kan “Los Azulgrana” dan jadi semacam salah satu syarat menjadi kiper Barca.

Ter Stegen sudah me­mamerkan kelebihannya dalam permainan dengan kaki sejak datang ke Barcelona. Gerard Pique yang bermain di lini be­lakang dan menyaksikan kip­rahnya, juga kagum dengan kelebihan kiper 23 tahun itu. “Dia memainkan bola dengan kaki, bahkan lebih baik daripa­da siapa pun di antara kami,” kata Pique.

Efektivitas Ter Stegen dalam mengoper bola nyaris terbilang sempurna. Terutama di Liga Champions. Ia mencatat persentase akurasi hingga 99 persen. Persentase ini tak han­ya tertinggi di antara para kiper tapi juga jika dibandingkan dengan pemain non-kiper per tiga laga penyisihan grup yang telah berjalan.

Hanya ada satu pemain non-kiper yang mencatat akur­asi setara dengan Ter Stegen, yakni Bruno Martins, bek FC Porto. Sedangkan di kategori kiper, Manuel Neuer berada di bawah Ter Stegen dalam hal akurasi, 95 persen. Kiper Ar­senal, Petr Cech ada di urutan terendah dengan level akurasi hanya 46 persen.

Di tengah catatan istimewa itu, Ter Stegen akan kembali tampil di Liga Champions, melawan BATE Borisov, Rabu (4/11/2015) waktu setempat. Di ajang ini, ia mencatat statistik terbaik setelah tampil buruk dengan kemasukan delapan gol atau empat gol dari Sevilla (Pia­la Super Eropa) dan empat lain­nya dari Athletic Bilbao (Piala Super Spanyol).

Di Liga Champions musim ini, ia baru kemasukan dua gol dari tiga pertandingan telah berjalan. Catatan ini yang juga kontras dengan torehannya di La Liga, kemasukan delapan gol dari lima pertandingan yang diikutinya. Tapi hal itu tak lagi membuat Barca sangsi, setelah di empat laga terakhir mereka hanya kebobolan satu gol.

Di luar Ter Stegen, ada Ge­rard Gumbau yang tak kalah menonjol dalam hal persen­tase akurasi operan. Ia teratas dari 11 pemain yang memiliki persentase akurasi mencapai 88 persen atau lebih. Pemain cantera Barca ini mendapatkan debut di laga lawan BATE sebel­umnya dan mencatat 13 operan akurat dari 13 kali mengoper bola dalam 18 menit bermain.

(Adil | net)