Untitled-11BOGOR, TODAY – Institut Per­tanian Bogor (IPB) mengklaim sebagi kampus paling produktif yang menghasilkan karya ino­vasi dalam delapan tahun tera­khir. Bahkan, IPB menyumbang karya inovasi Indonesia terban­yak ketimbang perguruan tinggi lainnya di Indonesia.

Pemilihan karya inovasi Indonesia paling prospektif yang disandang IPB tahun ini dikeluarkan Kementerian Ri­set, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dan Business Innovation Center (BIC).

Pada tahun ini, IPB kembali merengkuh predikat perguruan tinggi paling berlimpah dalam menyumbangkan karya inovasi. Lantaran sepanjang tahun 2008-2014, IPB menjadi penyumbang karya inovasi terbanyak di Indonesia. Sehingga sepanjang tahun 2008-2015 karya inovatif IPB mendominasi.

Tahun 2008 sebanyak 21 karya inovatif IPB dari 100 atau sebesar 21 persen, tahun 2009 sebesar 24 persen dari 101, tahun 2010 sebesar 51 persen dari 102. kemudian di tahun 2011 sebesar 35 persen dari 103, tahun 2012 sebesar 48 persen dari 104, tahun 2013 sebesar 55 persen dari 105.

Baca Juga :  Guru Honor di Bogor Terima Kenaikan Insentif  

Kemudian, tahun 2014 sebesar 44 persen dari 106 dan pada tahun 2015 IPB kembali menjadi kampus paling inovatif nasional dengan sumbangan karya inovasi sebanyak 38 dari 107 karya inovasi Indonesia paling prospektif sebesar 36 persen.

“Selama 7 tahun dari total 721 inovasi Indonesia yang paling prospektif yang dipilih oleh Business Innovation Center (BIC), sekitar 38,56 persen berasal dari inovator IPB,” kata Rektor IPB, Herry Suhardiyanto.

Baca Juga :  Uji Kemampuang Santri, MDT Al Haya Gelar Imtihanussanah

Herry mengatakan, IPB menawarkan inovasinya kepada investor dan pengusaha agar inovasi-inovasi tersebut dapat di­gunakan secara komersial untuk kemanfaatan bersama dan ke­makamuran bangsa. “IPB merupakan perguruan tingggi pengha­sil inovator terbesar di Indonesia, hingga tahun 2014 jumlahnya su­dah mencapai 290 penemuan yang sudah dipatenkan,” kata Herry.

Ia menambahkan, IPB berkomitmen dan berke­inginan kuat agar inovasi yang dimilikinya dapat di­aplikasikan dan digunak­an seluas-luasnya oleh masyarakat.

“Sejak tahun 2003 IPB telah mendirikan PT Bogor Life Science dan Tecchnology (BLST) seb­agai holding company satu­an komersial IPB,” pungkas Herry.

(Latifa Fitria)