BOGOR, TODAY – Pengha­dangan truk sampah milik Provinsi DKI Jakarta yang melintasi jalur Transyogi akhirnya bisa dilerai. Pasal­nya, Bupati Bogor Nurhay­anti mengizinkan truk itu melintas dengan batasan waktu mulai pukul 21.00- 04.00 WIB.

Itu diungkapkan Yanti setelah ia bertemu dengan Sekda Provinsi DKI, Sae­fullah, di Pendopo, Rabu (4/11/2015) dengan pertim­bangan jalan tersebut milik negara yang bisa dilintasi oleh siapa saja dan jenis kendaraan apa saja.

“Iya itu kan jalan negara, jadi siapapun boleh menggu­nakannya tapi jangan melin­tas diluar jadwal yang sudah ditentukan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sekda Terima Arahan Gubernur Untuk Segera Pulihkan Wilayah Terdampak Bencana

Selain itu, mantan Sekda Kabupaten Bogor ini juga me­minta agar sampah yang di­angkut Pemprov DKI laik jalan.

“Terpenting, sampah yang diangkut harus ditutup dengan terpal supaya tidak menimbulkan bau yang bisa mengganggu kenyamanan warga,” lanjutnya.

Lebih lanjut Nurhayanti, mengatakan Pemerintah Ka­bupaten Bogor tetap mem­bantu Pemprov DKI, terma­suk dalam memperlancar pengangkutan sampah ke TPA Bantar Gebang, yang be­rada di Kota Bekasi.

Ia pun menegaskan ti­dak ada kompensasi apapun supaya truk-truk sampah bisa melintas. “Tidak ada itu pembayaran atau pemberian uang kerohiman. Itu juga su­dah saya jelaskan ke Pak Sae­fullah,” tandasnya.

Baca Juga :  Akibat Hilang Kendali, Pemotor di Bogor Tewas Saat Hendak Menyalip

Sekretaris Daerah Pemer­intah Provinsi DKI Jakarta Saefullah, memerintahkan kepala Dinas Kebersihan un­tuk memanfaatkan waktu yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Kedatangan saya ke Cibi­nong dan bertemu dengan Bupati Bogor untuk memba­has sekaligus mencari solusi, syukur Alhamdulillah su­dah ada kesepakatan. Truk pengangkut sampah telah diizinkan melintasi Jalan Transyogi, kendati penang­kutanya dilakukan malam hari hingga menjelang sub­uh,” katanya.

(Rishad Noviansyah)