alfian mujani 240KETIKA masih anak anak,setiap hari Jumat mendapat pelajaran akhlak darius tadz di madrasah. Salah satu topik menarik adalah adab buang air. Menurut Ustadz Aning, sebagai manusia berakal dan beragama jika buang air—baik kecil maupun pub— harus jongkok dan cari tempat yang tertutup.

‘’Jangan sekali-kali buang air sambil berdiri seperti anjing,’’ ujar Ustadz Aning. Ustadz menjelaskan bahwa kotoran itu najis. Jika kita buang air sambil berdiri maka kotoran akan muncrat ke mana-mana. Manusia harus mencegah agar najis itu tak bertebaran. ‘’Itu namanya adab.

Kalau kita sudah tak beradab, berarti kita seperti anjing,’’katanya.Ketika dewasa, seorang murid tinggal dikota. Ustadz Aning senang karena berharap muridnya hidup lebih baik. ‘’Kelihatannya kamu lebih maju dan senang hidup di kota,’’katanya. ‘’Boro-boro ustadz, saya malah jadi anjing. Setiap buang air kecil di mal, di kantor, bahkan di masjid saya harus berdiri,’’ jawab si murid. Kota memang tak pernah menyediakan tempat buang air kecil jongkok. (*)