DSC_0611Keyakinannya itu mencuat setelah perwakilan FIFA dan AFC bertemu dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo beberapa waktu lalu. Ditambah dengan janji Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi pada Ma­ret 2016 kompetisi bakal kembali bergulir.

“Kedatangan FIFA dan AFC harus disam­but baik semua kalangan termasuk stakeholder sepak bola di Indonesua. Karena kedatangan mereka juga untuk mencari win-win solution agar persepakbolaan di Indonesia cepat keluar dari masalah,” kata Duddy.

Duddy pun menilai, kompetisi sepak bola di Indonesia harus segera bergulir. Pasalnya ban­yak klub yang dirugikan dengan tidak adanya kompetisi. Kalaupun ada turnamen, menurut­nya, itu hanya sekedar mengisi kevakuman be­laka.

Sementara proses pembinaan tidak berja­lan seperti yang diharapkan. “Kalau kompetisi itu kan ada jenjangnya sehingga pemain juga memiliki jenjang karier. Di komeptisi itu ada macam-macam divisi dan parameter kemam­puan pemain itu di kompetisi,” ujar Duddy.

Duddy pun berharap tim ad hoc yang akan dibentuk FIFA segera terbentuk dan bekerja. Menurutnya, tim ad hoc harus melahirkan format yang baik untuk persepakbolaan di In­donesia. “Kami sangat ingin sanksi FIFA dan pemerintah segera dicabut,” tutup Duddy.

Oleh : Adilla Prasetyo Wibowo