david-(1)BANDUNG, Today – David Ngan Pag­be menjadi pemain yang bergabung dengan PERSIB pada turnamen Piala Jenderal Sudirman.

Pemain asal Kamerun ini menjadi pilihan guna menggantikan posisi ko­song yang ditinggalkan oleh Vladimir Vujovic.

Pemain yang membela Persela Lamongan pada Piala Presiden lalu ini menjadi pilihan setelah sebelum­nya Pangeran Biru gagal mendatang­kan Fabiano Beltrame dan OK Jhon.

David merupakan pemain yang cukup lama tampil di Indonesia. Pemain kelahiran 18 Oktober 1978 ini juga pernah membela Semen Padang.

Saat tampil bersama Semen Padang, David tampil selama 1.251 menit dari 14 laga yang dimainkan dan hanya satu kali digantikan pada saat tampil diajang Indonesia Primer League (IPL) 2013.

Sementara saat tampil dengan Persela, David hanya tampil dua kali karena kompetisi Indonesia Super League (ISL) terhenti.

David sudah bermain di Indo­nesia sejak 2010, selama itu pun pe­main 185 cm ini sudah memainkan 47 laga dan bermain selama 4221 menit.

Pelatih PERSIB Djadjang Nurdja­man menegaskan jika perekrutan David Ngan Pagbe bukan merupak­an pembelian panik.

Alasan Djadjang merekrut pemain asal Kamerun ini adalah karena hasil statistik beberapa sumber yang menilai Pagbe terma­suk pemain belakang asing ter­baik di Indonesia.

Pagbe menjadi pemain yang ren­cananya akan bergabung dengan PERSIB pada turnamen Piala Jen­deral Sudirman. Pemain yang per­nah membela Persela Lamongan ini menjadi pilihan guna menggantikan posisi kosong yang ditinggalkan oleh Vladimir Vujovic.

David memang bukan pemain baru di Indonesia. Ia sudah bermain di Indonesia sejak 2010, selama itu pun pemain 185 cm ini sudah me­mainkan 47 laga dan bermain selama 4.221 menit.

Djadjang pun tentunya sudah cu­kup mengenal Pagbe karena sempat bertemu saat PERSIB menghadapi Semen Padang pada ISL lalu. Pelatih Djadjang Nurdjaman sebenarnya per­nah mau merekrut Pagbe pada kom­petisi ISL 2014 sebelum mendapat­kan Vladimir Vujovic. Namun, saat itu tak bisa dilakukan karena sudah terikat kontrak dengan klub lain.

“Saya cukup punya alasan mer­ekrut Pagbe. Ia salah satu pemain be­lakang terbaik di indonesia. Jadi bu­kan pembelian karena panik,” kata Djadjang, Sabtu (14/11/2015) lalu.

Djadjang mengatakan, belum dapat memastikan apakah pemain anyarnya itu akan bermain atau tidak pada pertandingan perdana Grup C PERSIB kontra Persela Lamongan, Minggu (15/11/2015).

Pagbe masih akan dilihat kondisi kebugarannya pada sesi latihan seka­ligus ujicoba lapangan, hari ini. “Kita lihat dulu. Ia baru datang malam ( Ju­mat, 13/11/2015),” ucap Djadjang.

Jadi Tantangan

David Ngan Pagbe menyampai­kan alasannya untuk bergabung den­gan PERSIB pada turnamen Piala Jen­deral Sudirman.

Pagbe yang diposisikan meng­gantikan Vladimir Vujovic mengawal pertahanan Maung Bandung ini men­gaku tidak dapat menolak tawaran yang disampaikan Pangeran Biru.

Menurut Pagbe, seperti halnya pemain sepakbola di London yang mendapat tawaran dari Manchester United atau Chelsea FC, kecil ke­mungkinan pemain menolaknya.

Hal itu pula yang dilakukan Pag­be saat mendapat kabar jika Maung Bandung memintanya bergabung.

Ia mengaku belum mengatahui apakah kontraknya hanya pada tur­namen Piala Jenderal Sudirman atau untuk jangka panjang.

Sebab sampai saat ini ia belum melakukan penandatanganan kon­trak secara resmi. Namun, pemain asal Kamerun ini percaya apa yang disampaikan pelatihnya.

“Saya belum tanda tangan kon­trak, tapi saya percaya dengan omongan pelatih. Karena saya punya prinsip jika laki-laki bisa dipegang ucapannya. Saya berharap dapat menjawab kepercayaan semua. Menggantikan Vladimir Vujovic adalah tantangan,” pungkasnya.

(Imam/net)