BOGOR, TODAY – Angin segar ber­hembus ke arah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Sayaga Wisata untuk merealisasikan pem­bangunan hotel berbintang di ka­wasan Cibinong.

Pasalnya, perusahaan yang dipimpin Supriyadi Jufri itu bakal mendapat tambahan modal, men­jadi Rp 123 miliar.

Menurut Ketua Pansus Penyer­taan Modal PT Sayaga Wisata, Yuy­ud Wahyudin, dana Rp 123 miliar itu dibagi menjadi dua termin un­tuk tahun anggaran 2016 dan 2017.

“Sebelumnya kan mereka minta permohonan modal dari Rp 75 miliar ke Rp 79 miliar. Setelah melewati kajian, maka kami sepa­kat menambah penyertaan modal menjadi Rp 123 miliar,” ujar Yuy­ud, Rabu (18/11/2015).

Baca Juga :  Peduli Bencana, Tim Gabungan Bikers dan Relawan Bogor Salurkan Donasi

Ketua Komisi II DPRD Kabu­paten Bogor itu menjelaskan, tambahan modal sebesar itu lan­taran dengan uang Rp 79 miliar tidak cukup untuk mendirikan se­buah hotel bertaraf bintan tiga.

“Kajian bisnisnya pun yang menunjuk Pemkab Bogor kok,” kata dia.

Politis PPP ini melanjutkan, ter­min pertama pada tahun 2016, Pem­kab Bogor mengucurkan Rp 87 miliar dan termin kedua 2017 sebesar Rp 36 miliar. Menurutnya, penyertaan modal ini sudah termasuk pembel­ian lahan milik Pemkab Bogor.

“Kan rencananya di Jalan Tegar Beriman dekat dengan kantor DPC PDI Perjuangan untuk lahan hotek dan bisnis travelnya. Tapi itu kami kembalikan lagi ke pemda dan di­reksi Sayaga,” tandasnya.

Baca Juga :  Memperindah Destinasi ‘Susur Sungai’ Melalui Gerakan Beberesih Sungai Cikeas Bogor

Yuyud mengingatkan, ketika hotel itu jadi direalisasikan, PT Sayaga Wisata tidak serta merta mengesampingkan bisnis lain yang sudah ada dalam bisnis plan sebelumnya. Seperti penggarapan bisnis di sektor wisata alam atau­pun event organizer.

“Hotel selesai dibangun pada tahun 2017 mendatang, PT Saya­ga Wisata tetap menggarap bisnis lainya, sehingga hotel selesai plan­ing bisnis lainnya pun berjalan,” bebernya.

(Rishad Noviansyah)