Hartadi: Optimis Masuk di Grup Maut

Untitled-10SAMARINDA, Today – Pelatih Pusa­mania Borneo FC (PBFC), Kas Harta­di, mengakui timnya masuk ke dalam grup maut pada babak delapan besar Piala Jenderal Sudirman (PJS).

Seperti diberitakan sebelumnya, berdasarkan hasil undian PBFC ter­gabung di grup E bersama Arema Cronus, Persipura Jayapura, dan Surabaya United.

“Jelas ini grup maut. Tapi meski berat, yang pasti kami tetap opti­mistis karena kualitas tim di grup ini sama semua,” kata Kas.

Dia pun menjelaskan secara tim Arema dan Persipura tidak mengala­mi perubahan yang signifikan secara komposisi pemain.

“Perubahan mereka sedikit seka­li, bisa dibilang penampilan mereka stabil. Surabaya United pun menga­lahkan kami di penyisihan grup ke­marin,” tuturnya.

BACA JUGA :  MURID BERPRESTASI SAAT LIBURAN

Lebih lanjut, mantan pelatih Sriwijaya FC ini mengungkapkan terus melakukan evaluasi terhadap timnya. Saat ini, seluruh penggawa Pesut Etam menjalani pemusatan latihan di Solo.

“Kami terus meningkatkan kondisi fisik pemain dan memper­baiki transisi dari menyerang ke ber­tahan,” bebernya.

Sementara itu, seluruh laga di grup E bakal dimainkan di Stadion Internasional Maguwoharjo, Sleman. Babak delapan besar akan digelar pada 12-22 Desember 2015.

Siapkan 24 Pemain

Pusamania Borneo FC (PBFC) bergerak cepat dalam mempersiap­kan tim mereka menuju babak dela­pan besar Piala Jenderal Sudirman. Sebanyak 24 pemain akan mereka boyong untuk mengikuti training center di Solo, Jawa Tengah.

BACA JUGA :  Dampak Bentakan pada Anak yang Sering Diabaikan Orang Tua, Bisa Pengaruhi Mental hingga Dewasa

“24 pemain yang kami bawa ke pemusatan latihan ini sudah sesuai dengan kebutuhan tim dan untuk pe­main yang tidak disertakan diharap­kan selalu siap jika sewaktu waktu dipanggil, makanya kami pesan mer­eka tetap berlatih secara individual,” ujar Kas Hartadi, pelatih PBFC dilan­sir dari situs resmi klub.

Dari 24 pemain yang dibawa oleh Kas Hartadi sebagian besar meru­pakan andalan Pesut Etam di ba­bak penyisihan grup seperti Hamka Hamzah, Terens Puhiri, Sultan Sam­ma dan Herman Dzumafo.

(Imam/net)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================