Produk Rumahan Kualitas Bintang Lima

Cokelat yang hangat bisa dipadu­kan dengan wafer, biskuit atau se­jenisnya. Bisa juga langsung dilahap dengan sensasi kenikmatan di mulut. Rasanya, dijamin tidak kalah dengan merek-merek cokelat dunia yang ra­mai dijual di pasaran.

Menariknya, harga yang ditawar­kan sangat miring. Bukan karena rasa, melainkan biaya produksi yang cukup efisien. Satu botol dijual pada kisaran Rp 50.000 dan hanya bisa didapatkan dengan cara memesan via online.

BACA JUGA :  Harga Honda CRF250 Series Naik, CRF250 Rally Kini Hampir Tembus Rp 100 Juta

“Hingga saat ini baru membuka toko online. Untuk toko (offline), kita belum membuka toko offline, saat ini masih home industri di daerah Band­ung,” kata Nugraha Sugiarta, Found­er Denu Cokelat di Gedung Smesco, Jakarta.

Nugraha sudah memulai usa­hanya sejak 2012 lalu, bersama sang istrinya, yakni Amelia De­vita. Memasuki tahun keempat, nama Denu Cokelat sudah cukup dikenal.

Media sosial dan pameran men­jadi andalan promosi serta penjua­lan produknya. Omzetnya sekarang mencapai kisaran Rp 100 juta dalam sebulan.

BACA JUGA :  Vertu AlphaFold Resmi Meluncur, Ponsel Lipat Premium dengan AI Asisten Pribadi Seharga Rp 110 Juta

Produk ini juga dititipkan pada beberapa toko di luar Bandung, di antaranya Jakarta, Yogyakarta, Sura­baya, Makasar, Palembang. Target dari Nugraha ke depannya adalah membuka toko sendiri. “Hanya toko offline kita belum punya. Harapan­nya pemerintah bisa memberikan kemudahan dalam membuka beru­saha,” paparnya.

(detik)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================