DSC_0999USAI meraih juara umum pada Sarung Tinju Emas (S TE), beberapa waktu lalu, tim Tinju Jawa Barat tidak beristirahat namun terus menggenjot latihan.

Oleh : IMAM BACHTIAR
[email protected]

Pelatih James Makawimbang mengatakan, perkembangan para petinjunya hingga saat ini terus mengalami pening­katan baik dari performa, maupun fisik.

Ia menambahkan, timnya optimistis bisa meraih juara umum pada PON 2016 mendatang.

Bahkan, untuk terus memantapkan persiapannya, tim tinju Jabar diturunk­an pada kejuaraan Gubernur Cup Ma­luku dan juga Gubernur Cup Manado pertengahan Maret mendatang.

“Kami ikut serta sekaligus untuk me­lihat persiapan daerah lain,” kata James Makawimbang.

Baca Juga :  Daftar Negara Lolos 16 Besar Piala Dunia 2022, Sekaligus Jadwal Pertandingan

Pelatih Kabupaten Bogor itu menjelas­kan, setelah mengikuti dua event di Ma­luku, dan Manado, Alberto Alfons dkk. terbang ke Korea untuk melakukan pe­musatan latihan.

“Tiap hari kita harus fokus, apalagi kekuatan lawan tanding sudah kita kan­tongi satu persatu. Perkembangan juga semakin bagus tinggal menu makanan­nya ditingkatkan, karena kan harus berimbang,” sambungnya.

Tim Tinju Jawa Barat sendiri didomi­nasi atlet Kabupaten Bogor seperti Alber­to Alfons (49kg), Gresty Alfons (46kg), Grensen Panser Patinama (64kg), Kus­diyono (69kg) Renfri Beruat Marin (91 kg), Marvin Batuwael (75 kg), dan Maria Ohoiulun (54kg/putri). “Mereka mem­punyai potensi untuk meraih medali emas PON,” tegas James Makawimbang.

Baca Juga :  Hasil Klasmen dan Topskor Piala Dunia Qatar 2022

Prestasi yang ditorehkan para at­let tinju Kabupaten Bogor, merupakan kabar yang menggembirakan. Mengin­gat ‘Bumi Tegar Beriman’ merupakan daerah terbanyak yang mengirimkan atletnya untuk memperkuat Kontingen Jawa Barat.

Namun ada yang harus diketahui para atlet tinju Kabupaten Bogor ini, para petinju asal DKI Jakarta, dan petin­ju asal Indonesia Timur tidak bisa diang­gap remeh.

“Kami optimis bisa menyumbangkan tiga medali emas. Saya juga mengingat­kan para petinju yang harus diwaspa­dai seperti Indonesia Timur, dan DKI Jakarta, mereka mempunyai fisik yang kuat, dan memiliki teknik bermain yang apik,” pungkasnya.