Untitled-14Koalisi Kerahmatan makin plintat-plintut dalam menentukan siapa dan berapa nama bakal calon Wakil Bupati Bogor untuk diajukan ke Bupati Bogor, Nurhayanti.

Oleh : RISHAD NOVIANSYAH
[email protected]

Sebagian dari mereka ada yang menginginkan dua nama, sedangkan lainnya ingin semua partai anggota koalisi mengajukan jagoan­nya masing-masing dan bu­pati lah yang memilih dua nama.

Beberapa nama berpen­garuh dalam tubuh koalisi pengusung Rachmat Yasin- Nurhayanti pada Pilkada 2013, seperti Ade Munawaroh Yanwar (AMY), Iwan Setiawan, Hendrayana dan Ade Ruhandi ber­beda pandangan tentang pengisian F 2 di Bumi Tegar Beriman.

Iwan menginginkan sembilan anggota koalisi mengajukan nama bakal calon miliknya masing-masing kepada bupati.

Menurutnya, langkah itu yang paling fair untuk dilakukan. Jadi, bupati yang memilih dua dari sembilan nama tersebut.

BACA JUGA :  Percepat Turunkan Angka Stunting Pemkab Bogor Ikuti Aksi Geber Sobat SiJuMo dan Jamillah

“Baru setelah itu bisa dipilih lewat panitia pemilihan di DPRD,” kata Iwan, Senin (1/2/2016).

Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bogor itu justru mendesak DPRD sebagai lembaga segera menjadwalkan pertemuan resmi.

“Kuncinya juga ada di DPRD. Kalau mau cepat, ya tinggal jadwalkan pertemuan resminya kapan,” tukasnya.

Bertolak belakang dengan pernyataan iwan, Sekretaris Koalisi Kerahmatan, Hendraya jus­tru ingin mengusahakan dua nama yang muncul dari koalisi sebelum diajukan ke bupati. “Kami coba untuk dua nama dulu,” kat­anya.

Sementara itu, Ketua DPD Golkar, Ade Ruhandi tak ingin berkomentar ten­tang wabup. “Saya tidak ingin komentar. Lihat saja nanti dan persepsikan saja sendiri,” tukas pria yang ker­ap disapa Jaro Ade itu.

Ade Munawaroh Yanwar (AMY), jika masing-masing parpol mengajukan nama bakal calon, itu hak yang harus diapresiasi dan diakomodir dalam koalisi.

BACA JUGA :  Pj. Sekda Sebut Kesiapan Manajemen Penanggulangan Bencana Kabupaten Bogor Dinilai Sudah Baik

“Itu kan hak mereka. Silahkan saja mengaju­kan bakal calon. Toh, namanya juga ‘bakal’ kan. Tapi, untuk diajukan ke bupati, tetap saja dari koalisi diusahakan dua nama sebelum dipilih DPRD satu orang untuk pendamping Bu Nurhay­anti,” kata AMY.

Namun, AMY tidak bisa menggaransi dua nama itu bisa muncul dalam waktu dekat. Tapi, ia menargetkan, usai Musyawarah Wilayah (Mus­wil) PPP Februari mendatang, dua nama dari ko­alisi bisa disampaikan ke bupati.

“Insya Allah, Juni atau Juli, dua nama untuk diajukan ke bupati sudah bisa diketahui. Tapi, kalau bisa lebih cepat ada kesepakatan, ya ke­napa tidak,” lanjutnya.

============================================================
============================================================
============================================================