Dejan-Antonic-PBR-BOy4BANDUNG, Today – Pelatih PERSIB, Dejan Antonic mengatakan, kemungkinan tim­nya mengikuti Bali Island Cup dan satu turnamen yang berlangsung di Bandung.

Sebanyak dua turnamen itu dipandang cukup buat PERSIB sebelum menghadapi Indonesia Super Competition (ISC).

Dejan menilai, akan berat jika semua turnamen diikuti, sebab diperkirakan ada 10-12 pertandingan yang dilakukan PERSIB selama satu bulan.

Itu tidak mungkin dilakukan, sekali­pun kondisi tim dan pemain selalu dalam posisi prima.

“Kita ikut di Bali, tidak ikut di Kaltim (Gubernur Kaltim), kita ikut turnamen di sini yang Polisi kalau tidak salah Bhayang­kara. Cukup dua turnamen. Kalau kita ikut semua ada hampir 10-12 pertandingan se­bulan dan itu cukup berat,” kata Dejan.

Perhitungan pelatih asal Serbia ini, jika dalam satu bulan 10-12 dilakukan, me­mungkinkan terjadi kelelahan pemainnya sebelum mencapai pertandingan yang ses­ungguhnya.

Hal itu dinilai kurang baik buat pe­main. Karena itu, dia memilih dua turna­men untuk mencapai target yang sesung­guhnya.

“Kalau kita paksa pemain untuk turna­men nanti kita salah di liga. Lebih bagus pemain pilih turnamen yang oke, tidak ter­lalu berat untuk persiapan, kita siap liga bulan April,” ujar Dejan.

Alasan Dejan memilih turnamen di Bali dan Bandung karena tidak terlalu ban­yak menggelar pertandingan. Pada masa persiapan itu cukup bagus buat mening­katkan fisik pemain dan atmosfer pertand­ingan.

BACA JUGA :  Jadwal MotoGP Catalunya 2024, 24 hingga 26 Mei 2024

“Kita masih kumpulkan pemain jadi ti­dak ideal. Nanti juga kita ketemu mereka di liga jadi itu terlalu sulit untuk kita,” un­gkapnya.

Hanya Bertemu dua Rival

Persib Bandung akhirnya memutuskan untuk ikut di turnamen Bali Island Cup 2016. Keputusan itu cukup mengejutkan karena sebelumnya Maung Bandung lebih sering dikaitkan dengan gelaran Piala Gu­bernur Kaltim atau Piala Walikota Padang.

Salah satu alasan Dejan Antonic me­milih event tersebut adalah durasi yang pendek dan rival yang tidak terlalu ban­yak. Karena gelaran tersebut hanya diikuti oleh Persib, Arema, Bali United dan PSS Sleman.

Dia memang enggan turun di Piala Gu­bernur Kaltim lantaran disana terlalu ban­yak tim yang menjadi kontestan.

Dejan khawatir skema serta karakter permainan timnya terbaca oleh lawan se­hingga akan mudah dipatahkan saat ber­jumla di liga.

“Memang ada tapi cuma 2 ya ada Are­ma sama Bali United tim besar. Katanya aku dengar Sleman yang ikut, of course itu engga apa-apa,” ungkapnya ketika ditemui di Rai Fitness, Selasa (2/2).

Baginya jika Atep dan kawan-kawan ikut serta di Kaltim, persaingan disana tidak akan berdampak positif bagi tim. Karena selain dapat membuat stamina pe­main terkuras sebelum liga dimulai, porsi latihan pun akan berkurang.

BACA JUGA :  Hadiri Kompetisi Skateboard di Universitas Djuanda, Ketua KORMI Ingin Atlet Kabupaten Bogor ke Nasional

Mengingat padatnya jadwal pasti mem­buat skuat Maung Bandung memanfaat­kan jeda pertandingan dengan istirahat. Sehingga Bali Island Cup menu­rutnya menjadi turnamen yang pas untuk Persib.

“Tapi kalau di Kaltim terlalu ban­yak itu ada 12 tim yang ikut itu tidak bagus. Tapi katanya saya dengar ka­lau engga salah itu mundur lagi Kal­tim, kita ambil yang paling aman itu Bali dan Bhayangkara,” terangnya.

Mengenai laga kontra Bali Unit­ed, Dejan mengatakan dia sudah mendapat kabar bahwa laga uji coba yang mentas 13 Februari di Bandung batal.

Karena kedua tim akan bentrok di Bali Island Cup yang dihelat pada 24-28 Februari. Persib pun akan segera men­cari lawan pengganti.

“Katanya kemarin kata yang punya Bali (United) kalau datang kesini (Band­ung) nanti kita ketemu lagi ga bagus itu. Dia tanya, kalau harus ya datang, tapi ka­lau tidak kita lebih bagus ketemu di Bali. Oke no problem nanti kita cari satu tim dari sini oke ga apa-apa,” tutupnya.

(Imam/net)

============================================================
============================================================
============================================================