Masyarakat Sadar Sampah

lurahNAMANNYA Iskandar. Akrab dipanggil dengan sapaan ‘Pak is’. Pengalamannya di jagad birokrasi di Kota Bogor sudah malang-melintang. Sebelum­nya, ia menjabat Lurah Mek­arwangi, Kecamatan Tanahsa­real. Dibalik sosoknya yang irit bicara, namun Iskandar adalah pejabat yang doyan bekerja. Tak heran jika warga menye­butnya lurah yang cekatan.

Kepada wartawan koran ini, Iskandar berbicara banyak tentang program yang sedang ia jalankan untuk meraih Adi­pura. “Saya ingin mendaur ulang sampah dengan sistem bank sampah organik dan non organik. Sampah yang di jual hasilnya untuk menunjang ke­giatan operasional di kelura­han. Kami akan lebih rutin dan giat kedepannya,’’ kata dia, kemarin.

BACA JUGA :  BI Rate Naik Jadi 5,75 Persen, Kapan Suku Bunga KPR Ikut Menyesuaikan?

Iskandar mengaku, kesi­bukannya setiap hari adalah memberi pemahaman dan so­sialisasi kepada warganya yang sedang berjualan di pinggir ja­lan. “PKL ini membuang sam­pah sembarangan. Saya priba­di menginginkan, mereka bisa menataati peraturan yang ada. Minimal dengan memulai ger­akan sadar sampah, wilayah Curug Mekar pelan-pelan bisa menjadi teladan bagi wilayah lainnya,” kata dia. “Saya sih pengennya semua elemen bisa berlomba-lomba da bekerja sama membersihkan sampah yang ada. Selagi luang, saya sempatkan untuk survei, titik-titik mana saja yang perlu dibersihkan. Di Curug Mekar ini masih banyak warga yang perlu diberi pema­haman,” tandasnya.

BACA JUGA :  Nyeri Pinggang Bisa Jadi Tanda Kanker Ginjal, Dokter Jelaskan Gejala yang Perlu Diwaspadai

( Agam imad Hara­ky)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================