mainjpgauthTokeneNoNzUEKwyAQQNETWUZHR7MYyDG6NcY0A7YGSmwLc2fjmrz88rV8mDJP3LkEguLIYtQivlBdfIJkEZTVLhWomhM1QjkDx2bsKWtcvK0TkLer65DWktz0NGbX3vv1vpTz2FyQUIUY8P5wPvZZ9fD1Q52F4Uxikh2fQFBeyhx-390x600INDIAN WELLS, TODAY – Petenis peringkat satu dunia, Novak Djokovic tampil perkasa setelah mengunci gelar kelima kategori pu­tra di Indian Wells. Ia mengalahkan petenis yang terkenal dengan servis keras asal Kana­da, Milos Raonic pada pada final dengan an­gka dengan kemenangan 6-2, 6-0.

Petenis berusia 28 tahun tersebut dua kali mematahkan servis lawannya pada set pertama, dan tiga kali pada set kedua. Djokovic meraih kemenangan dalam wak­tu satu jam 17 menit.

Jawara Australia Terbuka itu memper­tajam rekornya tahun ini menjadi 22 kali kemenangan dan sekali kalah. Bahkan saat ia menyamai rekor Nadal dengan meraih mahkota ATP Masters 1000 ke-27.

Djokovic, yang mengalahkan rival la­manya Nadal 7-6 (5), 6-2 pada semifinal, juga memelihara rekor sempurnanya atas Ra­onic. Ia meraih kemenangan dalam perte­muan keenam sepanjang karier keduanya.

Novak Djokovic menegaskan domi­nasinya di Indian Wells dengan memenan­gi titel kelima. Djokovic tampil sebagai juara di edisi tahun ini usai mengalahkan Milos Raonic di final.

Djokovic tampil dominan atas Raonic. Dalam pertandingan final di Indian Wells Tennis Garden, Senin (21/3/2016) dini­hari WIB, petenis nomor satu dunia itu menang straight set 6-2, 6-0 dalam tempo satu jam 17 menit, sekaligus membuat rekor menang kalahnya di Indian Wells menjadi 46-6.

Di set pertama, Djokovic langsung ung­gul 4-0 setelah dua kali mematahkan ser­vis Raonic. Djokovic kemudian merebut set pertama dalam waktu 43 menit.

Raonic yang meninggalkan lapangan untuk mendapatkan perawatan medis usai set pertama masih kesulitan untuk menge­luarkan permainan terbaiknya di set ked­ua. Sebaliknya, Djokovic terus menjaga momentumnya. Djokovic tak memberi Ra­onic satu gim pun dan menang 6-0 dengan tiga kali mematahkan servis Raonic.

“Hari ini pertandingan terbaik untuk saya di turnamen ini dan mungkin yang terburuk untuk Milos. Dia tidak dalam kondisi terbaik dan saya doakan dia cepat pulih,” ujar Djokovic usai laga kepada ESPN seperti dikutip Reuters.

“Dia baru saja bilang dia mungkin men­galami cedera yang sama di bagian kaki seperti saat Australia Terbuka, yang mem­buatnya absen selama sebulan,” imbuh Djokovic.

Dengan titel kelima ini, tak ada petenis lain yang punya gelar Indian Wells lebih banyak daripada Djokovic. Sebelumnya, petenis asal Serbia itu jadi juara pada 2008, 2011, 2014, dan 2015.

Titel di Indian Wells ini jadi gelar ketiga yang dimenangi Djokovic di tahun 2016 setelah Qatar Terbuka dan Australia Ter­buka. Djokovic kini menyamai rekor Rafael Nadal dengan 27 gelar ATP Masters 1000.

Sementara itu, Victoria Azarenka tampil sebagai juara Indian Wells 2016. Azarenka sukses membawa pulang trofi setelah mengalahkan Serena Williams di babak final.

Dalam pertandingan di Indian Wells Tennis Garden, Senin (21/3/2016) dinihari WIB, Azarenka menang dua set langsung 6-4, 6-4 atas Serena yang juga merupakan unggulan pertama itu. Di set pertama, Azarenka sekali mematahkan servis Ser­ena. Petenis yang ditempatkan sebagai unggulan ke-13 itu butuh waktu 41 me­nit untuk memenangi set pertama.

Di set kedua, Azarenka sempat unggul 5-1. Tapi Serena menunjuk­kan perlawanan dan merebut tiga angka beruntun untuk menipiskan ketertinggalan. Tapi pada akh­irnya, Azarenka memaksimalkan game servisnya untuk mengunci kemenangan.

“Saya tidak punya keraguan dalam pikiran bahwa akan mem­beri segala yang saya bisa. Saya cuma ingin bekerja keras, memberi segalanya, dan itu berhasil,” ujar Az­arenka kepada ESPN usai pertandin­gan seperti dikutip Reuters.

Ini adalah titel kedua Azarenka di Indian Wells. Sebelumnya, pertama kali petenis asal Belarusia tampil seb­agai juara di Indian Wells adalah pada 2012.

(Imam/net)